"aku balik. " kan sudah mamak bilang kamu gak nurut"
aku terdiam sejenak banyak jawaban yang ingin ku utarakan . tapi seolah-olah mulut ini terkunci. dan tak bisa berbicara.
"gimana keputusan mu...."
"hm....nanti aku pikirkan lagi"
hening... tak ada suara.
"mamak udah bilang IYA. sudah mengiyakan.. jadi harus mau"
aku hanya bisa menelan air ludah... dengan keputusan mamak.
"iyah"
seketika mulut ini reflek dan bergerak untuk menjawab iya. oh... tuhan semoga akan ada hal baik nanatinya.
"aku harus menikah dengan orang yang belum aku kenal. bagaimana hidup ku nanti. setelah ini ...
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
"Kenapa kamu mau nikahin aku?"
"lo cantik"
"selain itu?"
"lo cantik"
"selain itu!?"
"pokonya lo cantik jadi gue mau, yaudah sih yang penting gue tanggung jawab!"
"terserah"
cerita ini hanya fiksi ygy.