permataku yang hilang

permataku yang hilang

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 22, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Saat ini!! Aku tengah hidup dalam dunia yang gelap Tak ada cahaya Tak ada canda Bahkan tak ada kebahagian Inginku mencari sepucuk cahaya untuk menerangi gelapku Tapi takku dapatkan Mungkin saat ini cahaya tidak berpihak padaku Atau mungkin dia takkan hadir dalam benakku untuk selamanya Hingga kaki ku tak tertatih lagi tuk melangkah Sampai akhirnya aku memilih Mencintainya dalam diam!! Ya, diamku adalah luka ku sekarang Namun aku menginginkan kepekaanya Tentang sebuah perasaan yang ku simpan dalam qalbu ku Dulu dia telah hadir, menaruh kebahagian lalu pergi meninggalkan luka Dia telah hilang tanpa kabar Dia yang ku anggap permata yang hilang Dengan ke ajaiban tuhan Kini dia hadir kembali Membawa seuntaian harapan yang begitu besar Namun aku takut Takut bahwa harapan itu tidak lagi untukku Tapi untuk orang lain Entahlah!! Aku heran dengan semua ini Inginku tanyakan padanya, tapi hati ini menolaknya Sebab aku ragu bahwa cintanya tak lagi untukku Biarkan aku diam dalam keraguanku Sampai waktu mampu menjawabnya Apakah harapan itu diperuntukkan bagiku atau tidak
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Heart Waiting For You
  • KETIKA CINTA TAK TERBALASKAN
  • PELANGI
  • TAK BERSAMBUT
  • Bulan Berkisah [SUDAH TERBIT]
  • Serpihan Luka
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • Hanya Rindu Dan Trauma
  • I WONT GIVE UP
  • Perjalanan Cintaku...

Lelah menanti.. Cinta untukmu tak pernah berbalas. Lucu memang.. Aku masih bisa tersenyum manis, melihatmu disana tertawa lepas bersamanya. Lucu memang, aku masih saja merindukanmu.. Walau kutau hatimu telah mati untukku. Lucu memang, hati ini selalu berbunga-bunga untukmu walau ku menangis disetiap malam. Lucu memang, aku masih saja mengharapkanmu.. Walau selalu luka yang kudapat. Dalam pedih hatiku, rasa ini masih berharap besar padamu. Suara hatiku selalu bernada sama setiap harinya.. Menyanyikan nyanyian rindu hanya untukmu. Pernahkah engkau merasakan apa yang kurasakan? Pernahkah kau sadar besarnya rasa yang kuberikan? Sepi sendiri, terlupakan.. Kau menghilang begitu saja. Dan diriku terdiam dalam angan, sepi dan menggigil dalam ketakutan. Menyadari bahwa betapa jauh dirimu, betapa sunyi jiwaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines