Narasi Hujan Air Mata

Narasi Hujan Air Mata

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 2, 2018
Pagi itu, hujan turun dengan lebatnya. Teman saya yang sejak tadi duduk kebingungan. Ia cemas kalau dirinya tidak bisa berangkat sekolah pagi itu. Ia bisa saja memutuskan untuk tidak berangkat sekolah. Namun, ia tak ingin ketinggalan pelajaran sekolah. Lagipula ada ulangan matematika. Namun apa daya, jarak sekolah yang jauh dan hujan yang begitu lebat membuatnya absen pada hari itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • Pagi
  • Biarkan aku yang pergi
  • Coretan Rasa [Completed]
  • ROMANSA KATA
  • Cupikacu
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • bila hujan turun
  • Bait-Bait Semesta
  •  Rasa Tanpa Nama

Coretan kecil yang datang dari alam mimpi sekelip membangunkan dari bayang nyata pahitnya hidup yang sekarang menjelma menjadi kata yang tak sanggup diungkap oleh nada

More details
WpActionLinkContent Guidelines