We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Perangkai sajak dan puisi

Perangkai sajak dan puisi

  • WpView
    Reads 3,043
  • WpVote
    Votes 198
  • WpPart
    Parts 77
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 6, 2018
WpInfo
Poetry
Hai, buat kalian yang hobi baca rangkaian sajak dan puisi, cus tambahin work aku ke-daftar perpustakaan kalian yah, jangan lupa follow Wattpad aku juga. Sebagian rangkaian puisi yang aku share, berasal dari salah satu member grup WhatsApp yang aku punya Maaf bukannya saya tidak bisa bikin sajak atau rangkaian kata-kata, tapi memang bukan hobby, hehe 😊 Tidak sepenuhnya hasil copas kok, ada juga hasil karya ku sendiri, hehe 😅 Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh yang bersangkutan ya guys, nanti aku kasih nama, biar si 'dia' nggak marah, wkwk Jangan lupa tinggalin jejak setelah baca, vote dan komen nya ditunggu loh, hehe 😊 Nggausah malu-malu buat follow, bakal difollback kok, hehe 😘
All Rights Reserved
#1
inag2711
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔
  • Ruangpena
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • [END] THE MARRIED
  • {END}PESAN TERAKHIR {BossNoeul}
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • Puisi: Aksara Bercerita
  • IBU MERTUA ADALAH MAUT ( TAEKOOK VKOOK ) part 3

Highest rank #1 poetry (21/03/2025) #1 poem (12/04/2025) #1 nonfiction (23/05/2025) #1 quote (15/02/2025) #1 syair (15/02/2025) #1 words (08/02/2025) #1 puisiindonesia (02/02/2025) #1 sastraindonesia (21/02/2025) #1 berpuisi (05/05/2025) #1 perih (15/03/2025) #1 antologi (15/02/2025) #1 wattpadpoetry (02/02/2025) #1 pencintasastra (02/02/2025) #2 diksi (15/05/2025) #6 favorit (23/05/2025) #9 aksara (08/02/2025) #12 nonfiksi (19/06/2025) #13 puisi (18/08/2025) #22 rasa (12/04/2025) #60 indonesiamembaca (10/03/2025) Manusia dan searsip perasaan tidak pernah ada selesainya. Rasanya aku ingin meraung, lelah terdistraksi oleh rumitnya pemikiran orang lain. "Belajarlah tumbuh dari luka," katamu berusaha membunuh resahku. Dalam sesak diriku menjawab, "dan semoga luka itu juga mau menerima aku." Aku tau seberapa sulitnya menjadi manusia, atau seberapa banyak sakit yang harus kamu tahan hanya karena tidak punya tempat berkeluh-kesah. Untuk tubuh-tubuh yang remuk oleh luka, sajak-sajak ini lahir untuk membimbingmu merengkuh seluruh perasaan. *** Seri Satu dari antologi puisi FOUR ©2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines