Dream Come True [Completed]

Dream Come True [Completed]

  • WpView
    Reads 4,774
  • WpVote
    Votes 626
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 23, 2018
"Berani Bermimpi, Berani Mewujudkannya " Ini kisahku dan mimpiku.. Suara hati itu memang kadang berseberangan dengan niat, karena hati itu berubah-ubah. Padahal, impianku itu hanyalah impian yang tak terlalu sulit menurutku. Impian itu sudah di depan mata, sudah hampir kuraih, namun semangat itu surut dengan sendirinya, karena suatu alasan . Hatiku menyerah. Suara di kepalaku menggaungkan penyerahan pada mimpi-mimpiku. Aku jadi malas melakukan segalanya demi meraih mimpi itu. Tujuan hidupku hilang sudah, keyakinan hatiku berkurang sudah. Mau bagaimana lagi? Aku harus tetap menghadapi dunia dengan jiwa selemas ini. Harus tetap mendongakkan kepala demi menjaga harga diriku. Cover by @Nasyaelf
All Rights Reserved
#180
generalfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENTING  [Revisi]
  • Perjalanan Menggapai Cita Dan Cinta (TAMAT)
  • IMPIAN (TAMAT)
  • Takdir
  • Destiny ✓
  • C I N T A
  • ASYIFA
  • HOPE (revisi)
  • SUMBER AIR HUTAN TERLARANG
  • Quant (On Going)

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

More details
WpActionLinkContent Guidelines