Friendzone [HIAT]

Friendzone [HIAT]

  • WpView
    Reads 799
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 20, 2018
"Lo lucu, makanya gue seneng godain lo." -Ryno Dendria. Ryno, memiliki wajah brandal dan tingkahnya yang tidak pernah bisa diam. Sehingga ia sering menjahili siapa saja, termasuk dengan guru di SMA Garuda International High School. Ia juga termasuk siswa paling populer karena kenakalannya dan karena ia menduduki jabatan sebagai ketua futsal di SMA itu. Tetapi, ia tidak seperti most wanted pada biasanya. Ia tidak banyak di sukai oleh siswi-siswi disini. Sedangkan Jessica Maharani, wanita manis dan tidak populer layaknya Ryno. Semenjak mereka sekelas di kelas Xll-1 IPS, Ryno menjadi sering menggodai Jessica. "Jangan terlalu baper sama gue, ntar malah ribet lagi. Sian kan lo nya ckck." -Ryno Dendria. "Jangan terlalu tebar pesona, tingkah lo nggak cocok sama muka lo." -Jessica Maharani. Lalu bagaimanakah kelanjutan kisah mereka?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • Guratan Kehidupan
  • Rannia√
  • About You (on Going)
  • Rangkaian Rahasia
  • We Can't Be Friends
  • RAFA(Rain Rafa)

PINDAH KE FIZZO DENGAN JUDUL YANG SAMA Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines