We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
DISTANCE
  • WpView
    Reads 444
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 8, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Kadang Tuhan menguji mahkluk-Nya dengan cinta beda agama, hanya untuk memastikan apakah makhluk-Nya lebih mencintai Penciptanya atau ciptaan-Nya. Ketika aku merindukan Mekkah Al-Haram, tetapi kamu lebih memilih pulang ke kota sucimu. Aleaa Nabilla Husein & El Barack Alexyn Adi -Cerita ini ditulis untuk pemenuhan janji seorang sahabat-
All Rights Reserved
#48
akudankamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELSHANUM AZ-ZAHRA (COMPLETE)
  • Lentera Hatiku
  • Eternal Love Of Dream [End]
  • AL
  • Kita yang BERBEDA (KTH) END
  • Senja Bersama Arkhana | END
  • Be Mine [Terbit]
  • AZALEA
  • HADIAH DARI LANGIT [END]
  • Maaf, Aku Pilih Tuhanku

~ selesai ~ Kisah ini bercerita tentang seorang perempuan bernama Elshanum Az-zahra, gadis tomboi yang tak mengenal rasa takut, dan selalu terlihat ceria di depan semua orang. Namun, siapa sangkah ia memendam rasa pada sahabatnya selama sepuluh tahun. Sampai akhirnya ia tau kalau orang yang dicintainya mencintai orang lain, disaat ia tengah berusaha untuk melupakan cintanya, dengan pergi jauh. Allah datangkan seseorang untuk menyadarkannya tentang kesalahan yang selama ini ia lakukan. "Aku tau kau ingin menjadi seperti Fatimah Az-Zahra. Namun, kau bukan Fatimah yang bisa menjaga kesucian cintanya pada Ali, saking sucinya cinta itu hingga setan pun tak tau. Kau tidak bisa mencintainya seperti itu El. Berusahalah menjadi Zulaikha. Ketika Zulaikha mengejar cinta Yusuf, Allah jauhkan Yusuf darinya. Tapi ketika Zulaikha mengejar cinta Allah, Allah datangkan Yusuf kepadanya. Dekati dulu penciptanya baru ciptaannya." "Love is not owning and belonging however. Love is a sacrifice and a struggle." ~ Muhammad Ammar Aleksi~

More details
WpActionLinkContent Guidelines