Bound To Protect

Bound To Protect

  • WpView
    Leituras 1,557
  • WpVote
    Votos 311
  • WpPart
    Capítulos 23
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, mai 4, 2025
[Slow update] "Kenapa harus Lo yang hadir di kehidupan gue? Gue jelas-jelas ga pantes buat Lo" pikir Kevin "Jika aku bisa memilih, aku akan tetap memilih bersamamu meski aku tau semua kekurangan mu" tutur Alsha "Aku harap takdir bisa membantu diriku mendapatkan mu, meski jika pada akhirnya aku bukan orang yang takdir tulis untuk bersamamu" harap Arlan Semua orang tau. Tidak akan ada perpisahan jika tidak dipertemukan dan Tidak akan ada rasa sayang jika tidak saling mengenal. Inilah kehidupan yang terjadi didalam sebuah cerita yang terjerat takdir, terikat waktu dan berharap happy ending, tapi tidak seorang pun tahu kedepannya seperti apa karena kita hanya bisa berharap tapi tidak bisa memastikan Cover : pinterest, google Cerita murni imajinasi saya sendiri
Todos os Direitos Reservados
#45
alsha
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Vericha Aflyn ✔️
  • Story Of Our Life
  • JEVINO
  • Persona
  • ANANTA [COMPLETED]
  • Karena Kamu Rumahnya
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • Drama Sepupu [END]
  • Arsyilazka

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo