cinta terakhir

cinta terakhir

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 29, 2018
WpInfo
Fanfic
Kepergian calon suaminya membuat hidup hana menjadi gelap tanpa adanya cahaya sedikitpun. Hingga akhirnya seorang pria misterius datang menemuinya dan berniat untuk meminangnya. Akankah hidup hana kembali bercahaya setelah kedatangan pria itu..?
All Rights Reserved
#881
got7
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langkah baru bersama mu
  • The Secret Of My Destiny
  • Cahaya cinta Terakhir [On Going]
  • We're with You
  • Menikahi Wajah yang Tak Pernah Kulihat
  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • Zaici Huilai
  • Sound Of Heart
  • Aku dan AlurNya

Setelah melewati masa lalu yang penuh penantian dan kehilangan, Nazla akhirnya melangkah ke fase baru dalam hidupnya-menjadi istri dari Ilham, teman sekelasnya semasa kuliah yang selama ini diam-diam menyimpan rasa. Kini, mereka tinggal di sebuah rumah sederhana di kota. Hari-hari Nazla kini dipenuhi dengan jadwal mengajar sebagai dosen muda, sementara Ilham, suaminya, bekerja di sebuah lembaga riset lingkungan. Kehidupan rumah tangga mereka dimulai tanpa gemerlap janji manis yang berlebihan, melainkan dari hal-hal sederhana yang mereka bangun bersama: sarapan pagi yang hangat, perjalanan singkat ke kampus, dan tawa di balik kelelahan hari-hari panjang. Namun, kehidupan pernikahan tidak selalu semudah kelihatannya. Di tengah kesibukan dan impian masing-masing, keduanya dihadapkan pada ujian: mampukah mereka menjaga cinta tetap hidup di tengah rutinitas yang semakin padat? --- > "Kalau kamu masih mikirin dia, ya udah! Angkat kaki dari rumah ini!" Suara Ilham menggema di ruangan itu, cukup lantang untuk membuat Nazla terdiam dan bergetar di tempatnya berdiri. > "Mas... kamu serius ngomong gitu ke aku?" Nazla hanya bisa menatap mata suaminya dengan tatapan kecewa, matanya berkaca-kaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines