(dia)logue

(dia)logue

  • WpView
    Reads 702
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 16, 2018
WpInfo
Poetry
"Tutup cerita ini, kembalikan ke berandamu." "Mengapa?" "Karena ini hanyalah sebuah ilusi," "Lalu hubungannya denganku?" "Kamu nyata, buktinya kamu di depanku." "Aku hanya ingin membaca," "Jangan, kamu tak perlu membaca ini." "Kenapa?" "Karena aku malu." "Malu?" "Iya," "Kenapa?" "Karena seluruh isi catatan ini tentangmu." "Benarkah?" "Iya," "Maka untuk membuktikannya, izinkan aku." "Izin apa?" "Izinkan aku mengetahui isi ini, dan juga...hatimu." "Karena kau memaksa, baiklah."
All Rights Reserved
#82
poet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak
  • harapan yang pupus
  • Our Juvenile : MANGUN KARSA
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • MFS ✓
  • Mencintaimu Adalah Perang
  • Perihal Sandwich(End)
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • ANELKA CALVARY
Jejak

Untukku di masa depan, Aku meninggalkan jejak-jejak hidup yang bisa kau lalui kembali ketika 'Masa Depan' nampak kurang menjanjikan. Jika kau letih pada dunia yang selalu membawa perubahan, aku ada disini. Karena aku adalah kamu. Aku bagian darimu. Aku adalah masa lalu itu sendiri. Dan masa lalu tidak dapat berubah. Ya, aku adalah konsistensi yang kau cari saat dirimu muak dengan semua ketidakpastian itu. DSR 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines