Idolaku, Imamku *discontinue*

Idolaku, Imamku *discontinue*

  • WpView
    LECTURI 5,051
  • WpVote
    Voturi 110
  • WpPart
    Capitole 3
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare lun, sep 28, 2015
Kita berbeda. Aku dengan kehidupan biasaku, menjalaninya dengan belajar istiqomah. Selalu menjadi pribadi yang lebih baik. Berubah dan melupakan masa lalu. Duniaku yang berbeda dengan mu. Membuatku takut kembali mengingat hal yang tak ingin di ingat. Seperti mengambil kembali sampah yang sudah tertumpuk di tempat kotor. Gue dengan hidup yang gak biasa ini, menjalaninya dengan belajar menyesuaikan diri. Selalu menjadi pribadi yang sempurna didepan orang banyak. Berubah dan bermuka dua di masa depan. Duniaku yang berbeda dengan mu. Membuatku takut menggiringmu ke dalam dunia kejamku. Seperti menuntun ke dalam jurang tak berujung. Tapi karena tempat ini kita bertemu. Memberikan sebuah pengalaman baru yang tidak kita sangka. Dengan banyaknya ranting tajam di setiap tempat. Menggores luka yang akan terus bertambah. Akan kah kita mampu mengubah ranting tajam itu menjadi tongkat peyangga? Membuat kita semakin tegak berjalan. Akan kah kita mampu menutup luka lama dan baru, belajar menyembuhkan dan juga bertahan? Membuat kita semakin mengerti akan arti hidup.
Toate drepturile rezervate
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Kamu [SELESAI]✔
  • Amanah & Cinta 💓 (END)
  • RANNA
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  • Jalan Kita Berbeda [✔]
  • Jannah.
  • Rinai
  • School Scandal ✓
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku

Tak ada yang tak mungkin di dunia ini. Sepucuk kertas yang kutulis dengan torehan tinta sederhana mampu merubah kenyataan hidupku. Aku selalu dan akan selalu percaya akan takdir yang Allah gariskan untukku. Kuharap, esok nanti dirimu masih sama seperti hari ini. Aku tahu, dan aku menyadari siapa diriku ini. Hanya gadis sederhana yang mencintai seorang lelaki berparas rupawan. Sungguh, karena Allah-lah aku mencintainya. Lucu mungkin? Orang sepertiku mencintai sosok hampir sempurna sepertinya. Hingga berjalannya waktu yang tak terasa. Seperti hembusan nafas yang tidak kalian sadari, aku mulai dekat. Selalu nyaman, dan selalu ingin membuatnya bahagia. Namun, sebuah kenyataan pahit mengantarkanku hampir ke titik terendah dalam hidupku. Takdir yang kupercayai membuat diriku hidup seolah-olah tak ada kebahagiaan lagi setelah itu. Tapi, perasaan ini masih tersimpan jelas meskipun kamu membenciku. Kamu? Ya, Kamu. Kalau penasaran yuk baca aja gratis kok tanpa dipungut biaya hehe;')

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut