Im Fine. BAKA!!

Im Fine. BAKA!!

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 28, 2018
Tak bolehkah aku mengatakan 'aku menyukaimu'? aku hanya ingin jujur. apa yg kukatakan sekarang ini mungkin sesuatu yang kebanyakan orang lakukan, dan menganggapnya basi. ~~~ Cerita gabungan nyata dan fiksi. ~~~ Aryani Athifah punyai kebiasaan unik. kebiasaan nya tak mengganggu orang lain, Ia hanya senang menatap seseorang yg sedang bekerja. sementara dirinya santai menganggur. Abqari Bagus Prawara seorang yang pekerja keras. Ia tak memperbolehkan dirinya sendiri istirahat. entah apa yang sedang diusahakan, hingga membiarkan dirinya banting tulang. padahal dia dari keluarga yg cukup mampu. Arsyasatya Yusri pemuda keras kepala. saking keras kepalanya ia suka seenaknya sendiri, semaunya sendiri. Anehnya dia pandai bergaul. ~~~ Readers Ketika asyik membaca jangan lupa tinggalkan jejak ya.. masih anget nih masih nyoba2 nulis jadi mohon dukungannya. saran ampuh nya juga aku tunggu:) Makasih semua:*
All Rights Reserved
#73
priatampan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines