We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
diamonds, 1 [completed]

diamonds, 1 [completed]

  • WpView
    Reads 2,243
  • WpVote
    Votes 256
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing45m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 27, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Kelas IPA 2. Terkenalnya pintar, anak baik-baik semua, aktif OSIS atau ekskul lain. Kelas panutan mulai dari kakak kelas, seangkatan, sampai adik kelas. Tapi, itu dulu. Angkatan diatas kita. IPA 2 yang jadi dambaan para guru. IPA 2 yang selalu di unggul-unggulkan. Kalo angkatan sekarang? Ya gitu. Cuma kumpulan murid-murid receh. Yang masih bisa ketawa ngakak pas lagi pelajaran Matematika. Yang jadi dibeda-bedakan sama semua guru. Tapi lagi, ini kelas kita. keluarga. dan cerita kita semua.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jendala Kaca
  • The World I Never Knew
  • Tacenda: Kita Kembar? | Sudah Dibukukan
  • Zofan (Completed)
  • Pengagum Rahasia
  • Eyes Contact [Jefri Nichol]
  • Gemintang
  • Flat No.312 [DISCONTINUE]
  • Unspoken Things
  • Mandoi's Grup

Wijaya menjelaskan ketidaktahuan Zara yang daritadi masih mengunci rapat mulutnya. Entah kenapa, tatapan laki-laki ini, Mas Rafli, sangat mengintimidasinya sejak tadi. "Oh pantes." Gumam Zara pelan. "Pantes apa?" ucap Mas Rafli yang mendengarnya. Ia menatap gadis rambut coklat yang ujungnya terlihat di cat warna pink. Merasa kaget, Zara meringis. "Pantes gue ga tahu, kan lo cabut." Jawab Zara, kemudian menyesap kopinya yang sudah datang dari tadi. Ia masih setia memegang kopinya, enggan menaruhnya lagi di meja. Gugup. Menarik. Batin Mas Rafli.

More details
WpActionLinkContent Guidelines