diamonds, 1 [completed]

diamonds, 1 [completed]

  • WpView
    Reads 2,232
  • WpVote
    Votes 256
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing45m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 27, 2018
Kelas IPA 2. Terkenalnya pintar, anak baik-baik semua, aktif OSIS atau ekskul lain. Kelas panutan mulai dari kakak kelas, seangkatan, sampai adik kelas. Tapi, itu dulu. Angkatan diatas kita. IPA 2 yang jadi dambaan para guru. IPA 2 yang selalu di unggul-unggulkan. Kalo angkatan sekarang? Ya gitu. Cuma kumpulan murid-murid receh. Yang masih bisa ketawa ngakak pas lagi pelajaran Matematika. Yang jadi dibeda-bedakan sama semua guru. Tapi lagi, ini kelas kita. keluarga. dan cerita kita semua.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The World I Never Knew
  • Unspoken Things
  • BUKAN KERANA DIA [C] ✔ - لله تعالى
  • Flat No.312 [DISCONTINUE]
  • Pengagum Rahasia
  • The Author
  • Shadows of Trust [C]
  • Tale of Us
  • Mandoi's Grup
  • Zofan (Completed)

Astamaya Arshaka Institute (AAI) bukan sekadar sekolah. Di sinilah anak-anak dari keluarga paling berkuasa ditempa untuk memegang kendali masa depan. Tapi Tavisha bukan bagian dari mereka. Ia datang dari dunia yang tak punya nama, hanya ambisi. Tavisha ingin keluar dari kondisi hidup yang menyesakkan: keluarga sederhana, ibu sakit, hidup bergantung pada belas kasihan orang lain. Masuk Asta Utama Auxilium Program bukan ambisi kosong, tapi satu-satunya jalur aman agar ia tidak mengulang hidup ibunya. Tapi dunia elite tidak pernah ramah. Terlebih saat ia menarik perhatian seseorang yang seharusnya paling ia hindari. Raden Kairan Mahadikara. Pewaris keluarga politik terkuat. Dingin, tajam, dan terlalu terbiasa memegang kuasa. Di balik tatapan datar dan kalimat dingin, Tavisha melihat seseorang yang bisa menghancurkannya, atau mungkin, seseorang yang juga ingin lepas dari dunia mereka. Tapi Tavisha tahu satu hal. Di tempat seperti ini, cinta bisa jadi jebakan. "Apa jadinya kalau gadis biasa menyentuh jantung keluarga paling berkuasa?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines