Above The Letters

Above The Letters

  • WpView
    MGA BUMASA 379
  • WpVote
    Mga Boto 37
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Mar 31, 2018
#projectremaja| cover by@suciiids. #Di atas sebuah surat " oh, ternyata elo tunangan gue. " Perempuan itu berdecak kesal. " mirip banget sama tipe orang yang gue benci. " Jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya dari buku di tangannya. Daldal, si kutu buku parah di SMA National unionce. Yang terkenal sebagai Puteri es oleh banyak orang. Wajar, ia tidak mempunyai mempunyai banyak teman disekolah. Sementara ia dipaksa bertunangan oleh Dirga herviano protomo. Si Ace di sekolah SMA National unionce yang dikenal karena sifatnya yang seperti Romeo Daldal menganggap pertunangan ini hanya demi perjanjiannya dengan ayahnya di atas surat, tapi sepertinya pikirannya berbeda dengan Dirga yang menurutnya adalah 'cowo yang berbahaya'. Ini bukanlah cerita ketika sang Juliet bertemu dengan Romeo seperti di cerita legenda. Ini juga bukan cerita seseorang Putri es yang bertemu pangeran yang kemudian mencairkan hatinya. Tapi ini cerita mengenai seseorang yang butuh dilindungi lewat perjanjian kertas. Seseorang yang memiliki ikatan lewat seutas kertas, yang berisi ancaman bukan kiasan. Ini adalah Above the letters. -Di atas sebuah kertas
All Rights Reserved
#5
present
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Bukan Target Cinta (Tamat)
  • Psychopat [SELESAI]
  • Penantian Hujan
  • ...
  • Bisnis Jalan Perasaan Nyasar [BL]
  • Villain Obsession
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • Thats my Love
  • Mahasiswa dan Sang Putri

Aku masuk ke salah satu game cewek. Jenis game yang menyajikan plot cinta, target pria menawan, dan bonus ucapan sayang dari karakter. Masalahnya.... Satu, aku bukan tokoh utama. Dua, aku bahkan tidak pernah memainkan game tersebut! Tiga, tidak ada telunjuk emas yang bisa membantuku hidup nyaman, tenteram, dan makmur. Lantas apa yang harus kulakukan? Jawabannya: tidak ada. Jalani saja semua dengan gagah berani sekalipun dalam hati ingin menangis. *** "Si-siapa?" Suatu hari ada sosok mencurigakan yang bisa saja disamakan dengan tukang tagih utang versi elite. Namun, tukang tagih utang yang satu ini tidak menyuruhku mencicil utang maupun menjual ginjalku. Dia berkata, "Ayo pulang ke rumah. Kami sudah menunggumu." Mana bisa aku percaya sesuatu yang terlalu baik untuk jadi nyata? Mimpi? Hanya orang naif yang meyakini bahwa semua manusia itu berbudi baik tanpa niat buruk. Namun, aduh! Hidup melarat itu tiada tertahan! Aku mau setidaknya bisa makan tiga kali sehari! Nasi, lauk lengkap, dan bukannya mi instan yang porsinya kubagi dua demi kepentingan jangka panjang! "Tu-tunangan siapa?!" Aku tidak berniat ikut campur! Sumpah! Pria elok bagai merak jantan itu ternyata tunanganku? Si-siapa yang menulis skrip? Kemari! Cepat beri aku plot alternatif! Mengapa rasanya leherku seolah berada di bawah naungan pedang tajam, sih? Oh oke, tunanganku terlalu menggoda. Barangkali colek sedikit tidak ada ruginya bagi siapa pun, 'kan? ... atau tidak.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman