Sepasang Mata

Sepasang Mata

  • WpView
    Reads 570
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 25, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Banyak yang bilang mata adalah cerminan hati. Melalui mata, kita bisa melihat setidaknya sedikit isi hati seseorang. Mata tak pernah bohong, katanya. Oleh karena itu banyak sekali orang yang saling menatap hanya untuk mengetahui perasaan masing-masing. Tapi tidak dengan Guntur Aryandra. Baginya bertatapan mata adalah sebuah bencana! Hingga sepasang mata berbinar muncul secara tak sengaja di hidupnya dan mampu memporak-porandakan hatinya. Lantas apa yang harus ia lakukan? ***** "Cukup lo tatap mata gue biar gue ngerti apa mau lo?" -Aleia Anindya- "Gak! Meskipun gue bisa mati karena ga melakukan itu, gue rela." -Guntur Aryandra- Copyright ©2018 By Aoife Writers
All Rights Reserved
#877
dark
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR ANNETHA
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Goodbye Alaska [END]
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • ANAIAL《TERBIT》
  • Sweet Combat
  • How to Survive
  • AFIKA [ END✔ ]
  • Elegi Rasa : Pergi

It's not funny! - - - - • Annetha Kannaya Zafira "Kapan aku merasa bahagia? kenapa aku harus hidup tanpa kasih sayang papa? kapan ada seseorang yang rela menemani hidupku?" ucap Annetha di kesunyian malam yang ia lalui sambil menatap dinding kamarnya yang nan-indah bagi Annetha. • Adnan Gafaula Cardwell "Annetha, kamu itu bagai tanah di rumahku, jika tidak ada tanah maka rumah ini tidak akan sempurna, kamu itu bagaikan air... layaknya air hujan yang sangat deras dan mampu membahasi siapapun yang berdiri dibawahnya, dan aku lah orang yang akan menampung semua air itu termasuk air mata kebahagiaanmu" - -Nyatanya- Maafkan aku yang selalu membuatmu sedih, aku mengetahui semua tentangmu, tapi aku masih mampu menyakitimu diluar sana, aku rela membahagiakanmu sekalipun itu menempuh waktu lama agar dapat tercapai. -Aku mengenalmu dari kecil, dan aku orang yang paling kamu sayangi saat itu dan kita sering bermain-main bersama dulu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines