The Billionaire Bastard

The Billionaire Bastard

  • WpView
    Reads 80,894
  • WpVote
    Votes 2,742
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 11, 2019
Sebagai manusia, terkadang kita berharap hidup sesuai apa yang kita inginkan, kita harapkan, dan wujudkan. Tapi apa yang selalu ada dipikiran kita tidak selalu berpihak kepada kita. Hidup punya jalan ceritanya sendiri yang memang mungkin bisa kita ukir, tapi tidak kita takdirkan sekuat apapun kita menolaknya. Seperti gadis bernama Anya ini. Ia pikir hidupnya yang selama ini mulus-mulus saja sebagai mana yang ia pikiran dan harapkan selama ini ternyata tidak berjalan mulus sesuai keinginannya. Apakah yang membawanya kepada ketidakmulusan itu? ***** Published : 25/04/2018
All Rights Reserved
#44
billionaire
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Debt of Desire (END)
  • Call me AQEELA!! ( Slow Update)
  • Riana... I Love You (Completed✔)
  • [End] Behind The Story
  • Chasing Idol [END]
  • Lika-liku  (END)
  • Perder El Amor
  • RIFIORIRE

Oleh cinta yang tak diundang, mereka dipertemukan dalam hutang, kekuasaan, dan ambisi yang membakar. Ayla Payne tak pernah membayangkan hidupnya akan berubah drastis hanya dalam satu malam. Setelah kematian orang tuanya, Ayla berjuang sendiri untuk melanjutkan hidup-menyelesaikan kuliahnya, bertahan hidup, dan melunasi hutang keluarganya sedikit demi sedikit. Namun semua perjuangan itu seolah tak berarti saat dia dihadapkan langsung dengan Daryl Caldwell, CEO muda dari Caldwell Corporation, yang datang membawa tagihan masa lalu keluarganya. Dengan tatapan dingin dan sikap dominan, Daryl menyampaikan satu kenyataan yang tak bisa Ayla tolak: hutang keluarga Payne pada perusahaannya mencapai jumlah fantastis-dan Ayla adalah satu-satunya yang tersisa untuk membayar semuanya. Tapi Daryl tidak menginginkan uang... setidaknya, tidak dalam bentuk biasa. Sebagai gantinya, ia menawarkan kesepakatan tak lazim. Sebuah kontrak yang menyeret Ayla masuk ke dalam hidupnya-penuh kendali, batas-batas tak kasat mata, dan dinamika hubungan yang rumit antara kekuasaan dan emosi. Daryl mengklaim Ayla sebagai miliknya. Bukan karena cinta. Tapi karena tanggung jawab... atau itulah yang ia yakini di awal. Namun di balik kekakuan Daryl, ada luka masa lalu yang dalam. Dan di balik keberanian Ayla, ada hati yang terus berusaha bertahan. Saat kebersamaan memaksa keduanya membuka diri, pertanyaan terbesar pun muncul: Apakah keterikatan yang tumbuh dari keterpaksaan bisa berubah menjadi cinta yang sesungguhnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines