Lecturer vs Me |Campus #1| COMPLETED

Lecturer vs Me |Campus #1| COMPLETED

  • WpView
    Reads 803,522
  • WpVote
    Votes 59,757
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 1, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[COMPLETED]Berawal dari paksaan menjadi kebiasaan. Geraldo benar-benar memberi hukuman pada mahasiswi bandelnya yang lagi-lagi berbicara tidak sopan. Kumur air garam satu bungkus. Ayunda Yunica, mahasiswi korban garam satu bungkus. Gadis berhijab namun pecicilan, bicara tak di saring, sopan santun entah kemana. Menjadi korban baper dari dosennya yang tiba-tiba saja menjadi guru etika baginya. Katanya Hijab harus diselaraskan dengan kelakuan, padahal dirinya adalah tipe orang yang memegang teguh prinsip 'be your self'. Paksaan-paksaan kecil dari Pak Gerald telah berubah menjadi Kebiasaan-kebiasaan kecil bagi Ayu. Dan kebiasaan itu telah menggunung dan berakar dihatinya "Pak, kalo ada salah satu mahasiswi bapak nyatain perasaan ke bapak gimana?" "Saya kasih nilai E"
All Rights Reserved
#164
lecturer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lean On Me (Bersandarlah Padaku )
  • Penggenapan Janji - END (Repost)
  • Danielza
  • Pushy Boy (Cowok Pemaksa) END
  • Secretly Looking at You (END)
  • Sayap-sayap kertas (TERBIT)
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Iya, Pak! [available at bookstores]
  • Derita Istri Kedua Dosen
  • AILAH(END)✅

(18+ Rated for violences and harsh words - Rating 18+ untuk kekerasan dan ucapan kasar) Fendra, seorang montir komunitas motor yang berpengaruh, harus berurusan dengan cewek perfeksionis teman sekolah yang ternyata keponakan dari musuh besar kelompok mereka. "Gue cuma perlu bersabar delapan bulan lagi untuk keluar dari sekolah sialan ini. Kalau gue masuk terus dan ikut ujian, gue pasti lulus. Nggak penting nilainya berapa. Ijasah IPA atau IPS juga nggak ada bedanya buat gue. Ijasah itu keluar dari ruang kepala sekolah atau dari lubang toilet juga nggak ngaruh buat gue. Jadi, plis deh, ... bisa kan, lo nggak ngerecokin dan bikin hidup gue tambah ribet? (Fendra Aditama) "Pertama, Igo bukan om gue. Dia itu setan! Kedua, apa yang terjadi di rumah gue, itu semua bukan urusan lo. Dan ketiga, masalah lo sama Igo atau sama komunitas lo; temen-temen lo, geng lo, itu sama sekali bukan urusan gue. Ngerti nggak!... Jadi mau kalian keroyokan, bunuh-bunuhan, atau minggat ke neraka sekalipun, fucking Shit! Gue nggak peduli! Jadi minggat sono lo ke laut! " (Karima Basofyan) Mereka selalu saling menghindari, tetapi sesuatu selalu menarik mereka ke arah satu sama lain kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines