MY ORCHID

MY ORCHID

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 26, 2018
Seorang bayi kecil yang kini tumbuh menjadi anak ceria, yang sangat mencintai Bunga Anggrek Ungu, dan menyadari akan kekurangan fisiknya. Olokan teman-teman dijadikan nyanyian pagi. Tanah kelahirannya dilanda kekacauan negara hingga harus mengungsi beberapa kali dan berpindah-pindah sekolah. Hidup di keluarga yang juga tidak sehat. Menjadikan Mery lebih tegar dibanding anak seusianya. Bagaimana kehidupannya setelah dewasa nanti?
All Rights Reserved
#110
bunga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PUISI UNTUK BUNDA
  • Sunflower : Do You Remember Me?
  • My angel
  • 𝐓𝐀𝐂𝐄𝐍𝐃𝐀 - π‘πšπ‘πšπ¬π’πš
  • My Impossible Love
  • little Girl And Possessive Cool Boy (End)
  • Cinta Dalam Mekarnya Bunga
  • [BL] Melarikan Diri dari Kelaparan dengan Luar Angkasa: Berubah menjadi Saudara

Aku hidup bersama Ayah dari aku masih bayi merah hingga saat ini Jika kalian bertanya, memang dimana Bundamu? Apa sudah meninggal? Maka dengan tegas kukatakan, "Bundaku masih hidup. Beliau amat sangat cantik dan tentu saja sangat sehat tidak kurang satu apapun." Kalian pasti tau bagaimana rasanya mendapat perhatian dari Ibunda kalian? Rasanya memeluk orang yang melahirkan kalian? Pasti senang dan bahagia sekali, bukan? Tapi tidak bagiku Bukan karena aku tidak senang, tapi aku tidak tau rasanya Jangankan memeluk Bunda, sekedar mengharapkan panggilan sayang dari suara lembutnya saja aku seperti punuk merindukan bulan Aku tidak tau pasti bagaimana Bunda? Tapi yang aku tau dari cerita Ayah, Bunda adalah orang yang baik, cantik, ramah, perhatian dan dia sayang sama aku. Tapi bagiku, segala hal tentang Bunda yang Ayah ceritakan, seolah tak pernah cukup Aku ingin lebih dari sekedar tau dari cerita Ayah Aku tak mengerti apa yang terjadi diantara mereka? Dan aku tak peduli alasannya Keinginanku sederhana Aku ingin disapa Bunda dengan lembut. Aku ingin dipeluk Bunda dengan hangat. Hanya itu. Tapi jika aku boleh berharap lebih Aku ingin tinggal bersama mereka dan merasakan hangatnya sebuah keluarga utuh layaknya teman-temanku yang lain. Tapi apakah harapanku bisa menjadi kenyataan? Atau hanya sebuah harapan yang suatu saat bisa terbang lalu kemudian hilang? (Nattaya Hemakshi Adhyastha)

More details
WpActionLinkContent Guidelines