Let Me Go!

Let Me Go!

  • WpView
    LECTURAS 517
  • WpVote
    Votos 34
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadConcluida jue, jul 5, 2018
Katakan bahwa dia baik, bahkan kelewat baik, sempurna pun tidak,hanya saja dia selalu membuat stiap celah menjadi tawa dan sedih sekaligus. Prinsipku kini bukan membuat dia bahagia tapi dengan menjaga, menjaga dalam arti lain, bukan menjaga perasaan nya, apalagi hatinya, fisiknya pun tidak, tapi menjaga dengan menyakitinya. Karna membuatnya merasa sakit dapat mengurangi rasa suka yang sesungguhnya masih belum utuh untuk dia pertahankan, karna tuhan yang selalu membolak balik kan hati manusia, jadi siapa yang tau esoknya hati ini memilih yang lain dan bukan dia lagi. Dan kepergian ku bukan ingin melupakan tapi melangkah untuk masa depan yang lebih bewarna dan berat dikemudian hari. *** Akankah perasaan itu tetap sama pada pemilik yang sebenarnya atau malah pergi mencari yang lebih baik di masa depan. Simak kelanjutannya ya!! Jangan sampai ketinggalan^^ Salam cinta ? @Jihan Annajiah
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Diary Zofanya
  • ALL ABOUT LOVE
  • NADINE (Completed)✔✅
  • Let Me Love You Longer
  • You Are Mine [Terbit]
  • What Is The Meaning Of Waiting? -END-
  • Missing Piece
  • Semua Tentang Luka [ END ]
  • TULIPS ✔
  • Heart disclosure [completed]

Setidaknya aku ingin merasa kali ini jiwaku hidup. Aku selalu menunggu sinar bulan untuk menerangi kegelapan malam ku. Aku selalu menunggu mentari datang menyapa menyambut pagi ku. Tapi sayangnya, semua itu tak pernah lagi kurasakan. Setiap hembusan nafasku, rasanya selalu mencekik di pangkal tenggorokan ku. Seolah-olah dunia memang tidak menginginkan aku untuk ada. Aku benci keadaan ini. Aku lelah. Tapi aku tak bisa menyerah untuk saat ini. "Bisakah kamu hadir hanya untuk menyembuhkan luka ini sekejap saja? aku sakit Ga" aku menekuk lutut di sudut kamar dengan air mata yang tak berhenti jatuh membasahi pipi putihnya. Jemarinya kuat mengepal, merefleksikan bahwa ia sedang sangat ketakutan. Kusematkan namamu dalam hatiku. Sejauh apapun dirimu saat ini, aku akan selalu membawamu mengabadi. Argio Devanandra. Dalam relung hatiku, aku katakan aku mencintaimu. Dari masa lalumu Zofanya Anggia Putri

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido