Unflawless

Unflawless

  • WpView
    Reads 939
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 5, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Dia hadir layaknya malaikat. Merasa terlindungi namun mustahil untuk disentuh dan dijangkau. Tak jarang juga dia mengoyak perasaan dengan setiap kata maut yang terlontar dari bibir manisnya. Marissa anindya hendrianto. Gadis berparas manis dengan mata coklatnya tidak semanis takdirnya karena kelumpuhan yang perlahan mengambil satu persatu kebahagiaannya. Akankah ia dapat disembuhkan? atau menghabiskan hidupnya dengan tongkat penyangga?. Tapi bagaimana jika ada malaikat pelindung yang tiba-tiba datang dan membuat hidupnya berubah. -------------------------------------------------- "Apa kebahagiaan juga punya kesempatan buat datang berkali- kali?" - Marissa anindya hendrianto "Lo emang gak bisa jalan dimata orang, tapi kadang cukup Tuhan dan orang yang kita sayang yang cukup tahu kalau kita sempurna." - Rega candra hartono [Some chapters on private] Follow author dulu sebelum membaca. #42 - (anak muda) - (02-10-18)
All Rights Reserved
#163
lumpuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Balik Bayang Asa
  • Semu [Completed]
  • Marsella (1)
  •  SENYUM PENUTUP LUKA (On Going)
  • ZIA-IE
  • SIRNA
  • NARA
  • Amour (COMPLETE)
  • SELF LOVE
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]

Di balik senyumnya, ada luka yang tak terlihat. Di balik tatapan kosongnya, ada cerita yang tak pernah ia bagikan. 𝗔𝘀𝗮𝗹𝘂𝗻𝗵𝗮𝗿𝗮 𝗔𝘁𝗵𝗲𝗮 𝗗𝗲𝘃𝗮𝗿𝗮-gadis yang terbiasa hidup dalam bayang-bayang, menciptakan dinding tinggi agar dunia tak menyentuhnya terlalu dalam. Baginya, hidup bukan tentang bahagia. Hidup adalah tentang bertahan, menelan pilu yang terus menggerogoti, dan tetap berdiri meski hatinya hancur berkali-kali. Ia lelah, tapi tak ada tempat untuk menyerah. Sampai seseorang datang, menawarkan sesuatu yang tak pernah ia percaya-kehangatan. Namun, apakah hangat itu nyata? Ataukah hanya ilusi yang akan menghilang begitu saja, seperti embun di pagi hari? Ketika masa lalu kembali mengetuk, ketika luka lama kembali terbuka, dan ketika rahasia mulai terkuak-Asa harus memilih. Bertahan dalam gelap yang telah lama menjadi rumahnya, atau mengambil risiko untuk mencari cahaya. °•°•°•°•° Tapi... bagaimana jika cahaya itu juga menyakitkan? Dalam mimpinya, suara itu datang. "Kenapa kamu nangis?" tanya pemuda itu. "Semua orang sama saja. Mereka tidak peduli," jawabnya dengan air mata mengalir. "Coba ceritakan. Mungkin aku bisa membantu," ajaknya. "Gak ada yang bisa membantu. Hidup ini penuh luka," keluhnya. "Luka itu ada, tapi kamu tak sendiri. Kamu punya kekuatan lebih dari yang kamu sadari." Terdiam "Kekuatan untuk apa? Untuk merasakan sakit lebih dalam?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines