HOURGLASS

HOURGLASS

  • WpView
    Reads 214
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 24, 2018
Setiap detik membuatku tenang. Dalam kesunyian dan kesendirian, Aku hanyut. Awalnya, Berharga waktuku lebih darimu. Kau hanya pengganggu. Menghilangkan detik berharga dalam hidupku. Kau adalah penyesalan, Yang entah kapan aku bisa mensyukurinya. Tolong pergi. Jangan mencoba merubah detik menjadi serpihan pasir. ***
All Rights Reserved
#19
fiksiremaja2018
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • DENTING  [Revisi]
  • ELBRASTA
  • [END] Blind Rainbow
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Another Chance {Kevin Sanjaya}
  • Perjuangan Yang Tak Dihargai(TAMAT)
  • Remember?
  • Always Love [END]
  • Peluk Aku, Shani!! [End]

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines