LARA(SA)
  • WpView
    Reads 228
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 18, 2018
Terkadang orang yang paling kita tunggu bisa tiba-tiba biasa saja. Rasa yang bergebuh-gebuh untuknya tiba-tiba hambar seperti kehilangan nikmat untuk di santap, bahkan setelah sebuah pernyataan yang begitu di tunggu itu terungkap. Mungkin saja kemarin rasa itu terjebak dalam sebuah ruang yang di sebut janji. Janji sebuah kepulangan, janji untuk kesetiaan. Menunggu bukanlah pilihan, memaafkan bukanlah keharusan. Namun berdamai dengan masa lalu adalah keharusan yang tak punya pilihan. Ini adalah tulisan saya yang teenlit sekali. Mungkin di dalamnya banyak keadaan dimana itu tak akan di sukai bagi penggemar cerita genre lain. Kritik dan sarannya 😊
All Rights Reserved
#128
cintadiamdiam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KARINALTHA
  • Setelah Luka - a story about healing and love that finally feels right
  • Reytara
  • Dua Cinta (Our Promise)
  • Sanju Menulis Agar Kita Tak Pernah Usai
  • Ananta Bandhana
  • INDIRAKSA
  • The Shackles Of Past Story
  • SERIBU SISI ORIGAMI [COMPLETED]
  • Rumah Sebenarnya (END)

Waktu tidak menunggu siapapun, Cuma dua pilihan.... Di perjuangkan atau Di ikhlaskan. Suatu ketika, aku harus merelakan sesuatu yang sama sekali tidak ingin ku lepaskan. Butuh proses yang panjang untuk meyakinkan diri. Bahwa ada rencana indah setelah itu. Apa hal paling bodoh yang selalu terbesit dipikiranmu? Adalah ketika aku memilih sendiri dan berteman kesendirian. Mengosongkan hati dan percaya bahwa dia akan kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines