After Rain

After Rain

  • WpView
    Lectures 777
  • WpVote
    Votes 328
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., mars 5, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Namaku Alya, semenjak menginjak SMA hidupku kurasa penuh air mata...terasa setiap hari Musim hujan menyelimuti hatiku. Yaa hampir setiap hari pipiku teraliri cairan bening terasa asin bila tersentuh bibir, cairan apalagi kalau bukan air mata iya kan?. Orang tua yang mengekang, kesalah fahaman, sahabat yang pergi meninggalkan ku hingga ada seorang yang membawa pelangi di musim hujanku ini. Yaa dia yang meyakinkanku bahwa setelah hujan akan ada pelangi walaupun tidak setiap hujan akan berakhir dengan pelangi. Siapakah dia? Baca ceritaku ini yaa dan kalian akan tahu siapa dia yang membawa pelangi setelah hujan untukku siapa dia yang merubah jalan fikirku yang mulanya hampir putus asa menjadi semangat kembali.... Aku Alya dan ini kisahku Selamat membaca semoga kalian suka
Tous Droits Réservés
#28
anakipa
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Rain Sound
  • Mujeres Lluvia
  • Peluk Luka Hujan
  • In a Rainy Season
  • Rainy Day
  • Gadis Hujan
  • I Hate Rain
  • WAVER [Completed]
  • Pelangi Di Matamu
  • Ily3000 [COMPLETED🦋]

(Telah Diterbitkan) Aku bingung kenapa banyak orang yang menyukai hujan. Saat kutanya, sebagian dari mereka mengatakan bahwa hujan itu romantis, beberapa berkata bahwa hujan itu menyejukkan, yang lainnya mengungkapkan bahwa hujan membawa ketenangan. Ada juga yang bilang bahwa hujan membawa keluar semua kenangan yang lama tersimpan rapi di sudut hati setiap orang. Kau juga suka hujan. Dan alasanmu adalah favoritku. Kau bilang hujan adalah anugerah Yang Maha Kuasa. Tetes-tetes yang turun membawa pesan dari langit dan setiap butirnya menyampaikan pesan yang menunggu untuk diinterpretasikan oleh setiap manusia. Saat hujan turun, kau selalu mengamatinya. Berusaha memaknai suara yang ditimbulkan oleh berjuta tetes air yang menghantam bumi. Aku sedikit demi sedikit mulai memahami jalan pikiranmu. Juga mulai memaknai bunyi hujan yang turun. Tes. Tes. Tes. Dan karena kepahamanku akan jalan pikiranmu itulah-- Aku membenci hujan. Copyright © 2014 by vachaa

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu