Hari itu, yang bercerita tentang hujan, tentang tawa, tentang air mata, tentang rindu, dan semua yang beraroma khas masa itu, masa penuh gejolak, emosi, dan batasan. Tentang kamu yang membuat hari-hariku berwarna, yang menjadi alasan aku mampu melakukan hal-hal konyol dan pipiku merona, jantungku berdebar lebih keras dari mesin potong roti.
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Gue diam bukan berarti pengecut. Tapi gue diam karena gue salah udah menciptakan perasaan terlarang ini. Perasaan terlarang yang gak boleh ada dalam persahabatan. Gue salah karena jatuh cinta sama lo.