Claraisha

Claraisha

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 26, 2018
Claraisha Fushikawa, gadis SMA yang masih berdarah Jepang dari ayahnya yang masih ada keturunan Nippon-Padang bernama Sutomo Fushikawa. Sedangkan ibunya Anne Laura yang masih memiliki darah Belanda dari nenek moyang jaman penjajahan tempo dulu tapi lahir dtanah Sunda. Begitu rumit darah yang mengalir ditubuhnya tapi sudah dapat dipastikan pasti Clara memiliki wajah yang cantik yang disukai banyak cowok di sekolahnya. Walaupun rumit tapi dirinya sangat cuek dan polos. Sahabatnya Zay, asli kota metropolitan yang terkadang karena keasliannya itu ia terlihat norak dan jail dengan tampang yang saat ini badannya besar mirip Giant temannya Nobita. Dibalik kekinyolannya terdapat sisi yang tidak diketahui teman-temannya yang sekarang. Kehidupan Claraisha yang saat ini masih menyenangkan akan penuh konflik, emosi, dan air mata. Apakah ia dapat melewati semuanya???
All Rights Reserved
#73
blasteran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Lady Antagonis (TAMAT)
  • I'M YOUR WIFE || JAEMIN × GISELLE || [END]
  • True Life, True Love ☘︎ (𝐶𝑜𝑚𝑝𝑙𝑖𝑡𝑒𝑑)
  • Suddenly I felt in love
  • Stolen Before Fallen
  • Masuk Kedalam Komik BL [END]

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines