Pelangi Di Awan Kelabu

Pelangi Di Awan Kelabu

  • WpView
    LECTURES 169
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 10
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., oct. 22, 2019
"aku ingin melihatmu" ~Naya "aku menyukai hujan, bisakah kau tuntun aku di derasnya air hujan?" ~Alfi "melelahkan hidup menjadi dua orang yang berada" ~Doni Dunia ini indah tapi aku tidak pernah merasakan nya. Sesulit apapun takdir hidup ini ku lalui semuanya dengan senyuman. Masa lalu ku hanya ada beberapa orang yang tahu dan kamu hanya tahu di saat aku bangkit dari semua ini. Dan kamu apa yang kau lihat dariku ini , aku tak sempurna. Ketegaranmu menjalani pahit getirnya hidup ini membuatku menyukaimu. Di mana wanita lain sibuk dengan hingar bingar dunia ini dan kamu berusaha bangkit dari keterpurukan mu di masalalu. Aku tidak menyukai mu lebih tepatnya aku mencintaimu. Amazing cover by : @nekoidp
Tous Droits Réservés
#326
wattpadrekomendasi
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • PETRICHOR [Lengkap]
  • ALLEGRA
  • Cosinus
  • I'am a Secret Girlfriend (END)TERBIT
  • Prestige
  • Bolehkah Aku Mencintai(?)✅
  • Little Change [SELESAI]
  • Numbness (selesai)
  • MoodBoster [THE END]

Di bumi manusia itu aneh. Menginginkan hujan, tapi takut kehujanan. Menyukai panas, tapi tidak mau kepanasan. Seperti halnya Rain yang membenci hujan. Karena hujan adalah kebencian dan petir adalah ketakutan. Bukan berarti ia juga menyukai panas. Ia tidak menyukai kedua musim itu di bumi. Jadi, apa yang ia suka? Jawabnya mendung. Di bumi mendung tercipta karena adanya awan. Nama yang sama seperti sahabatnya. Apa itu artinya Rain juga menyukainya? Tidak! Maksudnya tidak sekedar menyukai, Rain sudah mencintai. Kalau Awan juga menyukai hujan, apa itu artinya Awan menyukai Rain? === "Bagaimana hubungan kita ke depan?" "Jalani saja dulu, semua butuh proses kan?" "Kalau kita sama-sama bosan?" "Wajar, nanti juga bosannya hilang." === "Harus menunggu sampai kapan biar kamu suka sama aku?" "Sampai kapanpun kita itu teman." "Nggak bisa lebih?" "Bisa. Kita sahabat." "Bukan itu maksudku. Kalau memang kamu enggak pernah ada rasa kenapa enggan berterus terang? Kenapa membiarkanku larut dalam harapan?" "Karena berharap membuatmu senang bukan?" ==== 25/05/19 01.00am

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu