DEMIURGE [Hiatus]

DEMIURGE [Hiatus]

  • WpView
    Reads 762
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 11, 2018
[UPDATE SETIAP HARI PKL. 19.00 WIB] Tepat sebelum Robi meninggal karena gantung diri, ia bercerita kepadaku mengenai kelinci peliharaannya yang mengeluarkan air mata darah. Mulanya aku tak begitu menghiraukan ceritanya tersebut dan menganggapnya hanya sebagai angin lalu. Sampai suatu hari sebuah nomor asing menerorku dengan pertanyaan, "Apakah kau sudah melihat, bahwa Tuhan sedang menangis? " Pertanyaan itu selalu diikuti dengan kejadian bunuh diri di sekitarku. Seorang bapak-bapak penjual bensin membakar diri, seorang remaja putri melompat dari pusat perbelanjaan, sampai seorang akuntan yang merobek perutnya sendiri di depan rekan-rekan kerjanya. Semua kejadian bunuh diri dengan korban random, yakni berbeda usia, status sosial, dan tak berhubungan satu-sama lain itu, selalu diselimuti dengan isu munculnya air mata darah. Aku hampir frustasi dan tak mau lagi menghiraukan teror tersebut, sampai suatu saat, aku melihat seorang bocah aneh menatap lurus ke arahku di tengah kerumunan sesaat setelah terjadi bunuh diri di hadapanku. Bocah itu menggambar sebuah simbol yang kelak membawa ke dalam misi sebuah sekte terlarang dan pengungkapan jati diriku yang sebenarnya. Ps. Cerita ini hanyalah fiktif belaka. Nama tokoh, seting, dan kejadian merupakan karangan penulisnya. Sediakan iman secukupnya agar tak tersasar di tengah cerita.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEMALAM DI LAWANG KRAJAN [complete]
  • susuk
  • Petaka.17 •On Going•
  • Lain Dunia (Tamat)
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • THE SECOND ENDING [END]
  • BISIKAN IBLIS (NYAWA YANG TERGADAIKAN)
  • MY HUSBAND CEO[Completed]
  • After Autopsy

[Horor- petualangan] Story #1 Not for Youtube. Lawangkrajan, sebuah desa kecil yang terletak di punggung gunung tertimpa bencana longsor. Sekelompok petugas dari desa terdekat, memutuskan untuk membentuk tim survey. Menjadi tim pertama yang akan berangkat membawa bantuan menuju ke sana. Namun saat mereka tiba di Lawangkrajan, apa yang mereka temukan adalah sesuatu yang justru mengancam jiwa mereka. Tim pembawa bantuan itu justru kini membutuhkan pertolongan. ++SAY NO TO PLAGIARISM!!!++ *kisah ini 100% fiktif. Sebagian nama tempat dan tokoh memang di ambil dari sekitar penulis agar terasa lebih nyata **JANGAN LUPA VOTE dan COMMENT ***Cek profil saya untuk cerita yang lain [14-29 Jan 22 : # 2 ceritaseram] [20 Jan 22 : #1 horor]

More details
WpActionLinkContent Guidelines