Legacy Axio

Legacy Axio

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, May 27, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Kekuatan dan kegigihan utama manusia sejatinya bukan diukur darimana besarnya otot, namun otaknya. Sehingga, iapun mencari cara bagaimana agar mampu menghentikan kegilaan ini. Teman tersebut mengatakan pula bahwa ia pernah mengunjungi sebuah psikiater dan mengatakan setiap orang pasti pernah mengalami percobaan bunuh diri. Entah diakibatkan dari tekanan batin, keinginan yang tak tercapai, ataupun hanya sekedar iseng belaka ataupun yang lainnya. Setidaknya dia pun sedikit menyadari bahwa sebentar lagi ia akan mati tetapi bersyukur masih dapat menuliskan beberapa cerita yang dianggapnya bodoh ini. Diangkat dari kisah nyata. Kisah ini menceritakan seorang kenalan penulis tentu dengan persetujuan yang bersangkutan. Dia tak sepenuhnya hidup sebagaimana manusia normal, melaikan hidup dalam delusinya. Peringatan ! Ini Berat dan Kamu Gak akan Kuat Menghadapi Kenyataan yang Pahit.
All Rights Reserved
#97
psikis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HELP! (END).
  • Psikopat Digital? [End]
  • kenzi laska Abraham
  • PENGALAMAN KU, KISAH DIA
  • psychologycal
  • ARIEANNA
  • extra transmigration [End]
  • Transmigrasi Amora L²

BUKAN KISAH PERCINTAAN REMAJA. (FOLLOW SEBELUM MEMBACA). (Fiksi remaja, Mental health). {PART MASIH LENGKAP}. Kenapa harus dianggap gila dan aneh? Orang-orang menganggapnya gila dan aneh. Karena tubuhnya tidak bersih seperti kebanyakan manusia pada umumnya. 'Bersih' dalam artian tidak ada luka baretan atau pun bekas luka pukul. Tidak. Dia tidak gila, namun mentalnya diguncang dan dirusak. Saat berkonsultasi dengan dokter psikolog justru dianggap gila. "Kamu udah gila makanya ke psikolog?" "Kenapa ke psikolog? Kayak orang yang punya depresi berat aja." "Udah, kamu cuma kurang ibadah sama berdoa aja." "Anak umuran kamu tuh biasanya pada seger, ceria. Lah, kamu? Kayak orang gila." Bahkan orang tuanya pun meremehkan apa yang dia rasa, menganggap seolah tidak terjadi apa-apa. Tidak sampai di situ... dia pun harus merasakan bully di sekolah sampai mendapat luka fisik. Dan yang lebih menyakitkan adalah... ketika dipaksa menerima kenyataan bahwa dia harus kehilangan seseorang yang sangat dia sayang. Don't copy my story! Stard: 01 Desember, 2021. End: 30 Januari, 2022.

More details
WpActionLinkContent Guidelines