ZIDAN
  • WpView
    Reads 433
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kamu Naila?". Cowok itu mengayuh sepedanya pelan berusaha mengiringi langkah kaki Naila mengikuti salah satu adegan film yang sedang booming di saat itu. Cowok itu tersenyum lebar menampakkan senyum termanisnya kearah gadis yang bernama Naila itu. Naila hanya memutar bola matanya malas dan menatap sengit cowok yang ada disampingnya. "Gue ramal, lo bakalan telat karena ini udah jam 6.45 hahaha..." Zidan terbahak keras dan bergegas meninggalkan Naila yang sedang berjalan sendirian. "Heh! Awas lo ya!". Naila berteriak kepada Zidan. Zidan yang masih terbahak menoleh kebelakang dan menjulurkan lidahnya kearah Naila. Naila pun bersungut - sungut mengucapkan sumpah serampah kepada Zidan yang menertawakan kesialannya hari ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Become a Parent's [END]
  • SOLITUDE
  • KIARILHAM【END】
  • DIANA IS MINE (COMPLETED)✔
  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • 𝑲𝒂𝒇𝒆𝒊𝒏𝒎𝒖! ♥︎
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • My Beloved Boy (Sudah Terbit✔️)

Silahkan Follow dulu sebelum membaca... [Cerita ini murni pikiran saya sendiri, don't copy my story! Maaf jika ada kesamaan nama tokoh, ataupun kata-kata dalam cerita] • • • Cuaca malam yang dingin, seorang remaja laki-laki tidak sengaja mendengar suara tangisan saat ingin pulang ke rumah nya sehabis berkumpul dengan teman temannya di markas mereka. Dia penasaran dan mulai berjalan mendekat ke arah suara itu berada. Setelah tiba, remaja lelaki itu tampak terkejut karena ternyata dia melihat ada seorang bayi laki-laki yang menangis sendirian ditengah malam yang mencekam ini. "Bayi?" batinnya bertanya-tanya. Dia bingung dengan pikirannya sendiri, ingin menghampiri tapi..... Karena tidak mungkin dia tiba-tiba membawa seorang bayi ke rumah nya, dengan tega akhirnya dia memilih untuk segera pergi dari sana sebelum ada yang menyangka aneh-aneh tentang dirinya dan bayi itu. Saat ingin melangkah pergi tiba tiba bayi yang berusia sekitar 1 tahun itu memanggil nya..... "PAPA!" ucap bayi itu. •

More details
WpActionLinkContent Guidelines