You Are Lovely

You Are Lovely

  • WpView
    Bacaan 8,140
  • WpVote
    Undian 542
  • WpPart
    Bahagian 14
WpMetadataReadMatangSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Sel, Apr 13, 2021
"kenapa kamu disini" tanya seorang anak laki -laki berusia 10 tahun ke anak gadis duduk termenung di atap sekolah gadis kecil tadi menoleh ke belakang, menemukan seorang anak laki-laki berpakaian rapi disana "kau menyapa ku" tanya gadis kecil dengan menunjuj diri nya sendiri seakan dia tidak yakin anak laki itu menyapa diri nya "menurut mu siapa jika bukan kau..apa ada orang lain disini" kata anak laki-laki tadi sedikit kesel dengan gadis kecil itu dengan polos gadis kecil tadi mengedik kedua bahu nya lalu berpaling menatap ke depan lagi. "kau.." " kamu disini sayang..ayo ke mobil sekarang papa kamu sudah menunggu disana" ujar wanita cantik gadis kecil menatap bingung ke arah mereka 'apa dia ibu nya...cantik sekali' batin gadis kecil "tapi ma..tunggu bentar" ujar anak laki-laki tadi melepas diri dari genggaman sang mama menghampiri gadis kecil yang masih menatap kearah mereka "aku vino..kamu" vino menjulur tangan ke arah gadis kecil menatap tangan vino merasa tidak dapat respon vino meraih tangan gadis kecil tadi lalu berjabat dengan tangan nya "katakan siapa nama kamu" tanya vino "nayla" jawab gadis kecil pelan "ok nayla mulai sekarang kamu milikku selama nya tidak ada yang boleh mengambil kamu dari aku..tunggu sampai aku jemput" ujar vino lalu mengecup kening nayla kira-kira bagaimana kelanjutan hubungan nayla dan vino, apa mereka akan bersatu atau sebalik nya.. penasaran dengan ke lanjutann dari kisah vino dan nayla..mampir ke word ku don't paste my story or copy
Hak Cipta Terpelihara
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Aksara Lingga
  • Satu Detik Terakhir
  • Silent Heart!
  • Padam Nelangsa
  • gus itu suami ku
  • Pengganti  [END]
  • Regards, Natashira (END)
  • Albel
  • Bersaing atau Bersama? Pilih Satu!

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi