[Belum revisi] Rutinitas membosankan seperti sekolah mungkin buat sebagian orang sudah biasa, tidak ada yang spesial. Tak jarang beberapa anak malas ke sekolah apalagi mengerjakan PR, tapi lain hal dengan Olin yang amat menantikan momen tersebut. Dia yang tadinya hanya bisa berkhayal semata, kini mimpinya terwujud. Bukan hanya senang, dia pun jadi punya banyak kesempatan untuk terus bersama Maga baik di rumah maupun di sekolah. Namun, kebahagiaan yang Olin banggakan tiap harinya berujung sakit hati karena dianggap seperti parasit oleh orang tersayang. Akankah perasaannya tetap sama setelah bertemu Kiki yang menyukainya atau Olin akan berpaling melupakan Maga untuk selamanya?
More details