BEARER OF DEATH

BEARER OF DEATH

  • WpView
    Reads 548
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 27, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
Makhluk hidup yang membahayakan nyawa manusia. Kupu-kupu yang hidup di dalam tubuh seorang gadis remaja yang menjadikan ia dikenal dengan sebuatan Bearer of Death, si pembawa kematian. Karena suatu alasan di masa kecil jiwa mereka menjadi satu. Vara, begitu dia menyebut namanya saat pertama kali ditemukan, tidak mengingat kehidupan sebelumnya. Dirinya menjadi gadis yang paling ingin dijauhi semua orang. Karena dia membahayakan. Karena dia bisa mengambil nyawa seseorang. Dia membawa kematian bagi orang yang disukai kupu-kupu itu. Namun takdir mempertemukannya dengan sang Patron. Seseorang yang jiwanya dipilih oleh alam besama para kesatrianya. Mei, 8 °°Update setiap rabu (kalok sempet ;p) °°
All Rights Reserved
#3
weapons
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mivuldahapav! (Hĭatuš)
  • Jujutsu kaisen X readers [Penjaga]
  • goddess of death(Black Butler)End
  • Iyrin: Di Balik Sayap dan Bisikan
  • Mother Of The Villain [END]
  • The Duke's Adopted Daughter (SEGERA TERBIT)
  • Curse in Destiny
  • 2. Kupu-Kupu Jangan Pergi
  • Surviving as the Abandoned Lady {END}
  • Erina: The Curse of Light (Sudah Terbit)

Mivuldahapav adalah sosok yang terlahir dari tragedi yang menimpa ratusan hingga ribuan manusia. Sosok non-human yang tercipta dari genangan darah yang mengandung emosi negatif seperti kebencian, membawa kemalangan bagi orang-orang disekitarnya. Sosok pembawa kutukan bagi ras lain yang membuatnya mau tidak mau berteman dengan kesendirian. Mivuldahapav memiliki kekuatan di luar batas manusia. Makhluk supranatural itu akan lemah maupun menjadi lebih kuat tergantung pada siklus bulan purnama yang terjadi. "Kau bertanya tentang keadaan hatiku sekarang?." Semua orang yang berada di dalam ruangan itu hanya bisa terdiam membisu. "Jawabannya sudah jelas kan? Aku sudah membuangnya! Tapi kenapa rasanya masih sakit?...." Dia memukul dada yang terasa sakit. "Hahaha kalian puas sekarang?!!."

More details
WpActionLinkContent Guidelines