Aku, Dia dan Waktu.

Aku, Dia dan Waktu.

  • WpView
    Dibaca 836
  • WpVote
    Vote 61
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadLengkap Sel, Mei 15, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
Waktu? Tiada yang tahu apa yang akan terjadi kedepan. namun kita harus siap untuk menjalankan apapun yang akan datang nantinya. Drea adalah seorang wanita yang kaya raya, dia satu-satunya ahli waris LionGroup. Dia cantik, baik dan hampir mendekati kata sempurna. Drea sangat mencintai Dani seorang lelaki yang berasal dari keluarga yang sederhana. Namun hubungan mereka selalu dikekang oleh orangtuanya Drea yang merasa anaknya tidak pantas berhubungan dengan Dani. Waktu sempat membuat mereka terpisah sementara, namun Waktu pula yang menyatukan mereka kembali. Pepatah kuno pernah mengatakan "Setiap Pertemuan Pasti Ada Perpisahan, Namun Percayalah Pasti Ada Pertemuan Berikutnya Itu Sebabnya Terbentuk Kata Reuni."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#734
kisahcinta
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ex or New? [REVISI]
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)
  • Dear Dera - The Story of Denan and Raya
  • ARBIAN [ ON GOING ] √
  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan