Dream Wishes

Dream Wishes

  • WpView
    Odsłon 55
  • WpVote
    Głosy 9
  • WpPart
    Części 2
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja sob., mar 3, 2018
WpInfo
Fikcja
Fantasy
Dream Wishes, toko mimpi yang berada di perbatasan dunia mimpi dan dunia nyata. Sebuah rumah minimalis tingkat dua dengan perpaduan warna putih dan hitam yang berpondasi di atas awan. Beberapa pohon rindang mengelilingi rumah dan tanaman liar lainnya juga ikut menghiasi. Langit hitam yang cerah dan bintang-bintang bersinar membentuk sebuah Milkyway yang melintang tepat di atas atap rumah. Dream Wishes menawarkan barang-barang unik yang akan mengabulkan 1 permintaan manusia dengan perjanjian imbalan sesuatu yang berharga dari manusia. Datanglah ke toko Dream Wishes jika hatimu sedang gundah dan jatuh dalam kebigungan. Aku akan menolongmu.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#95
fantasiindonesia
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Cermin Ke Dunia Aetheria
  • The Tales: School of Magic
  • A World Of Different Dimensions
  • The Dreamless Land
  • The Seekers of The Lost Hope | END
  • Ego or Humanity
  • Pure Witch [END]
  • MAGICAL DREAM: STAR AND MOON
  • Olif from Dejua

Raina, gadis 16 tahun dengan rambut sebahu dan tatapan selalu penasaran, berdiri terpaku di depan rumah tua yang diwarisi dari neneknya. Bangunan itu berdiri seperti bangkai raksasa di tengah desa kecil bernama Windmere, penuh dengan tanaman rambat dan cat yang mengelupas. Tapi yang paling menarik perhatian Raina bukan dindingnya, melainkan cermin besar di loteng, berbingkai perak dengan ukiran aneh seperti simbol bintang, mata, dan akar pohon. "Aneh... kenapa cermin ini dingin sekali, padahal lotengnya panas," gumam Raina, meletakkan tangannya di permukaannya. Begitu jari telunjuknya menyentuh simbol di sudut kanan atas, udara di sekitarnya bergelombang. Cermin itu bersinar lembut biru, dan permukaannya mulai berputar seperti pusaran air. Sebelum Raina sempat mundur, sebuah suara terdengar di dalam kepalanya: "Pewaris Cahaya, waktumu telah tiba." Dan dalam sekejap, tubuhnya tersedot ke dalam pusaran itu. Raina terjatuh di atas rerumputan ungu dan langit jingga - dunia asing yang tampak seperti mimpi dan mimpi buruk bersatu. Makhluk bersayap perak melayang di udara. Pohon-pohon berbisik. Di kejauhan, berdiri sebuah menara kristal yang memancarkan sinar ke langit. "Selamat datang di Aetheria," kata seorang anak laki-laki sebaya yang tiba-tiba muncul di sampingnya. "Kami sudah menunggumu selama dua abad."

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści