Prova

Prova

  • WpView
    Leituras 62
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, mar 27, 2018
Saat mata tak lagi terpejam, saat mentari pagi mulai mencium kedua pipi, dan saat semilir angin mulai menampar ringan kulit tubuh, mereka tersadar akan satu hal. Satu hal yang menjadi sangat penting untuk mereka. Hidup mereka berubah, tak lagi sama. Berubah dengan mudah seakan perubahan itu hanya sekedar membalikkan telapak tangan, seakan semudah mengedipkan mata, dan seringan memecahkan gelas. Ketika hidup mereka baik - baik saja, ketika mereka merasa benar - benar sudah ada di puncaknya tentang bahagia, rasa sakit yang di sebabkan oleh orang yang paling mereka percaya adalah hal yang tidak bisa di maafkan. ©Hak Cipta Terlindungi, 2018, Oleh Nourls
Todos os Direitos Reservados
#57
laugh
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Painkiller
  • Sebuah Antara ✔
  • Hurt
  • KENZOYA
  • Elegi Rasa : Pergi
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Benalu [Terbit]
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Sebuah Rasa

Hidup Sonya sudah kelabu sejak dirinya divonis mengidap sirosis hati. Hari-harinya selalu muram, tanpa sedikit pun dihiasi senyuman. Ia meninggalkan sekolah dan masa kecilnya yang indah dengan menghabiskan waktunya di rumah sakit. Baginya, dunianya telah buta, runtuh, kelabu, tak sempurna. Namun, Tuhan memang tidak pernah tidak adil. Di antara genangan duka, luka, dan air matanya, Azka hadir ke dalam hidup Sonya. Hadirnya Azka tentu saja memberi semangat pada Sonya untuk tetap bertahan walaupun jurang kematian ada di depan matanya. Namun, apa jadinya, kalau ternyata Azka yang terlihat kuat, ternyata diam-diam mengidap kanker otak? Kebersamaan mereka yang menuai kebahagiaan, ternyata tidak luput dari luka dan air mata. Nyatanya, meski sama-sama tak berdaya, Azka dan Sonya tetap bisa tersenyum meski tahu satu di antara mereka akan ada yang pergi. • • • © 2015 by Dena Anggita Khalis. Amazing cover by Nasa ❤❤❤

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo