Story cover for Prova by Nater-a
Prova
  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Mar 02, 2018
Saat mata tak lagi terpejam, saat mentari pagi mulai mencium kedua pipi, dan saat semilir angin mulai menampar ringan kulit tubuh, mereka tersadar akan satu hal. Satu hal yang menjadi sangat penting untuk mereka.

Hidup mereka berubah, tak lagi sama. Berubah dengan mudah seakan perubahan itu hanya sekedar membalikkan telapak tangan, seakan semudah mengedipkan mata, dan seringan memecahkan gelas.

Ketika hidup mereka baik - baik saja, ketika mereka merasa benar - benar sudah ada di puncaknya tentang bahagia, rasa sakit yang di sebabkan oleh orang yang paling mereka percaya adalah hal yang tidak bisa di maafkan.





©Hak Cipta Terlindungi, 2018, Oleh Nourls
All Rights Reserved
Sign up to add Prova to your library and receive updates
or
#49awan
Content Guidelines
You may also like
ABLUVION {COMPLETED} by duniaoyenn
25 parts Complete
ABLUVION {COMPLETED} Sedih, marah,kecewa, kesal atau mungkin BAHAGIAA?? Hahaha... itu rasanya terdengar sangat-sangat konyol di telinganya. Mengingat takdir sepertinya tak sepenuhnya menyukainya. Buktinya gadis dengan manik birunya itu harus menelan pahit kenyataan hidupnya yang berubah 180 derajat. Cacian, tamparan bahkan pukulan sekaligus menjadi hal yang rumlah di dapati olehnya. Lelah? Tentu saja Bukan hanya fisiknya yang tersakiti, namun hati dan mentalnya lah yang lebih parah tersakiti. Tapi dengan bodohnya, ia tetap memilih untuk bungkam. Walaupun kenyataannya ia tahu bahwa semakin ia bungkam, maka semakin menipis harapannya untuk mendapatkan kebahagiaanya kembali. Hingga takdir mungkin sedikit berbela sungkawan dengan nasibnya. Membuat mereka akhirnya dipertemukan. Entah apa sebenarnya tujuan mereka di pertemukan. Entah untuk membawa kebahgiaan atau malah kian menambah luka?? Tapi ia bertindak dengan acuhnya, toh yang pasti saat ini ia merasa begitu yakin bahwa pria yang Tuhan kirim dapat membantunya untuk melihat kembali sepercik cahaya. Namun tak ayal, takdir memang terlihat begitu lihai mempermainkan kehidupan. Takdir yang membawa ia dekat dengan harapannya, namun takdir jugalah yang membuatnya jatuh untuk kesekian kalinya. Ketika sebuah kebahagiaan terlihat mendekatinya, namun naas. Kenyataannya, kebahagiaan yang ia lihat hanyalah sebuah ilusi semata. Karena tanpa ia sadari, ia tetap berjalan di atas percikan kaca-kaca. Berjalan menuju kehancuran. Berjalan menuju akhirnya. Hingga sampailah ia di garis finishnya. DON'T COPY PASTE OKAYY!!!!!!! Thanks guys❤📍
You may also like
Slide 1 of 10
MEMELUK LUKA [END] cover
Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going] cover
Hurt cover
KENZOYA cover
Aku, Kau, dan Dia (Completed) cover
Painkiller cover
Sebuah Antara ✔ cover
Elegi Rasa : Pergi cover
Aluka (Proses Penerbitan) cover
ABLUVION {COMPLETED} cover

MEMELUK LUKA [END]

95 parts Ongoing

Menjadi anak terakhir sekaligus satu-satunya perempuan dalam keluarga memang tidak mudah bagi Alea. Sejak kecil, ia tumbuh dengan beban yang diam-diam menghantuinya-beban harapan besar yang diletakkan di pundaknya oleh orang tua dan kakaknya. Mereka melihatnya sebagai harapan terakhir keluarga, seseorang yang harus bisa melampaui pencapaian ayah, bunda, dan abangnya. Ekspektasi itu begitu tinggi hingga terkadang membuat Alea merasa sesak. Setiap langkah yang ia ambil seolah diawasi, setiap keputusan yang ia buat harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak mengecewakan mereka. Ia harus menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih segalanya. Namun, di balik semua itu, ada ketakutan yang terus menghantuinya yaitu kegagalan, takut mengecewakan, takut tidak menjadi seperti yang mereka harapkan. Terlalu sering ia memilih diam daripada mengungkapkan perasaannya. Luka-luka yang ia terima tidak selalu tampak di permukaan, tetapi mengendap jauh di dalam hati. Ia belajar untuk menyembunyikan lelahnya, menyimpan resahnya sendiri, dan terus berusaha sekuat mungkin untuk menjadi versi terbaik yang diinginkan keluarganya. #1 Melawanrestu #1 Anakterakhir #2 Bedakeyakinan #2 Alea #2 Pendidikan