Ngewedang Jahe

Ngewedang Jahe

  • WpView
    reads 400
  • WpVote
    Stemmen 2
  • WpPart
    Delen 1
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd zat, mrt. 3, 2018
WpInfo
Fictie
Romantiek
(Cerita ini mengandung keaslian yang buat saya sakit hati, mungkin Anda juga mau ikut merasakan) Di bandara saat sedang menunggu pintu pesawat terbuka, gue duduk di pinggiran eskalator yang jalannya datar lurus tanpa tau tujuan (itu bukan namanya?), walaupun ada tanda dilarang duduk. Gue chat dia. "Gue suka sama lu" Gue coba memberanikan diri untuk mengatakan kata-kata yang rasanya asin di lidah. "Ih.. jangan bilang gitu dong.. gue nangis nih.." Dia bilang gitu. Iya bilang gitu. Enggak ngejawab kata-kata gue tadi. Gue kira dia mau bilang 'Gue juga suka sama lu! Jangan tinggalin gue!' Ngewedang Jahe. Copyright © March 2018. All Rights Reserved
Alle rechten voorbehouden
#636
kisahnyata
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • More Than Senior
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • KEPINCUT BRONDONG
  • LOVE STORY QIANARRA
  • SXS ( Seme X Seme)
  • Kisah Asmara Kaum Rebahan Vs Tukang ngambek
  • Secret (Boy) Friend
  • TOILOVE : TAEHYUNG (COMPLETE!)
  • It's About Awe[TAMAT]
  • TETANGGA || BL LOKAL [ END ]

"Gw mau ngomong serius. Please, dengerin baik-baik." Ucap jauhar dengan wajah serius menatap aisyah. Mendengar itu aisyah jadi panas dingin, jantung berdetak lebih kencang. "Syah, dari awal gw liat lu, gw ngerasa lu cewe yang beda. Lu berani dan lu bisa buat gw penasaran siapa lu sebenarnya. Entah dari kapan gw mulai jatuh cinta sama lu, intinya gw sayang sama lu, syah." Aisyah diam saja, dia bingung harus bereaksi seperti apa. "Gw mau komitmen sama lu, tapi kalo lu merasa ga nyaman sama gw, lu boleh pergi, asal bilang. Kalo lu nyaman sama gw pun sama, bilang. Biar kita pacaran." "Biarin gw yang jaga lu." Ucap jauhar memberi jeda. "Lu mau?" Aisyah cukup lama terdiam sebelum akhirnya menggangguk. "Komitmen dulu, kan?" Tanyanya menyakinkan, masih trauma dengan yang namanya hubungan. "Iya, tapi lu bisa ngambil keputusan nanti. Lu nyaman atau ga sama gw." Ucap jauhar. ****** Apakah mereka bisa saling menjaga hati satu sama lain? Kalo penasaran ayo..intip-intip cerita ini.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen