Story cover for Big dream by user77725981
Big dream
  • WpView
    LECTURES 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 7
  • WpView
    LECTURES 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 7
En cours d'écriture, Publié initialement mars 03, 2018
mimpi besar,ya!
mimpi hanya mimpi,gak akan pernah jadi nyata,ini lah yang selalu ada di benak Tiara,dengan mimpi menjadi artis besar terkenal,Tapi dia di kenal sebagai gadis cantik sayangnya culun,"kau ingat ya,sekali lagi kuperingatkan,kau tak akan pernah menjadi seperti ku,calon artis tekenal,ingat itu tilun"kata bella yang meremeh kan nya
bagaimana kisah tiara selanjutnya? 
Apakah dia akan bertahan pada taruhan saudara nya,atau sebaliknya?
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Big dream à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#44keraskepala
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
CasPer (completed) cover
karma (end) cover
Cewek Nakal Vs Cowok Dingin cover
Hopes (Season 1) cover
Secret Of My Secretary (END) Terbit E-Book+Cetak cover
DEVANO ( sedang di Revisi)  cover
Karenamu, Aku Bisa [Completed] cover
perfect dream  cover
Bella cover
Nadi√ cover

CasPer (completed)

38 chapitres Terminé

Ini bukan tentang si kartun hantu bernama Casper tapi ini tentang dia yang pernah sayang namun di sakiti, tentang dia yang pernah percaya namun di khianati, dan tentang dia yang terlalu peduli namun akhirnya di abaikan. Dan saat ini dia seakan membentingi dirinya sendiri, apa salah? Tentu tidak. Seakan menjaga agar dirinya tidak jatuh kelubang yang sama Namun apakah dia akan terus membentingi dirinya disaat sosok Petra dengan susah payah merobohkan beteng tersebut. Akankah Casandra mampu membuka hatinya untuk yang kedua kalinya, dan dapatkah Petra menjaga Casandra untuk tidak masuk kedalam lobang yang sama. "Orang cuek itu, dulunya pernah terlalu peduli namun selalu diabaikan" ~ Casandra Lespatra "Kalau lu udah siap jatuh cinta, lu juga harus siap untuk sakit hati. Karna jatuh cinta dan sakit hati itu udah satu paket" ~ Petra Ardian Wijaya