Story cover for A (11-1) [Solid itu kalau ...] by pyxism
A (11-1) [Solid itu kalau ...]
  • WpView
    LECTURAS 102
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 102
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado mar 03, 2018
Terima kasih sistem pengacakan siswa kelas sebelas.
Berkat kamu, kami dipertemukan.

Meski awalnya sempat ingin pulang; nangis ingin pindah sekolah saja rasanya.

Ternyata kalian tidak sekalem yang saya pikirkan.

--
"Eh, jadi berangkat nggak?" Biba mengecek.

"Kok mendung ya,"

"Ini kayaknya di rumah gue bakalan hujan,"

"Sorry gaes, jemuran gue belum kering,"

"Aduh maaf ya, kayaknya nggak bisa nih,"

"Udah janjian dari minggu lalu, masa batal. Ayo berangkat!"

"Gue udah siap. Tapi kalo nggak ada yang berangkat gue juga nggak berangkat,"

"fix tidak ikut, Bib,"

"Gini kok mau solid. Situ Solid bukan sih?"

-anti baku baku club-
Nine [@pyxism] - 2018
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir A (11-1) [Solid itu kalau ...] a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#546siswi
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Hey, Look Here! [SUDAH TERBIT] de fxrstayovin_
26 partes Concluida
[Diikutkan dalam event PenSi volume 2 oleh teorikatapublishing] "Satu rangkaian yang menceritakan tentang kehidupan 7 murid SMA. Dan ini, bukan kisah bocah SMA yang biasa." Mungkin itulah dua kalimat yang cocok untuk menggambarkan kehidupan 7 orang yang sudah menjadi sahabat karib semenjak kelas 4 SD. Lama sekali, bukan? Tentu saja, dan hanya mereka yang tahu bagaimana caranya melanggengkan hubungan persahabatan itu. Bahkan saat mereka memiliki kekasih masing-masing, mereka tidak mempermasalahkan itu. Yang penting tidak ada harem. Cerita ini dibawa santai saja. Karena, kehidupan yang mereka miliki akan semakin random saat berkumpul bersama. Berawal setelah acara kelulusan, mereka berkumpul di rumah Chandra dan mendiskusikan akan melanjutkan di mana. Dan akhirnya, mereka sepakat akan merantau. Katanya mencoba pengalaman baru bersama-sama di kota orang. Mereka akhirnya tinggal di sebuah rumah Joglo yang masih terlihat terawat, karena mumpung dijual dengan harga murah. Tenang, di sana tidak ada penunggu halusnya, haha. Mereka pun diterima di sekolah yang sama, dan dengan hal itu mereka yakin, hubungan persahabatan mereka akan semakin langgeng. Humor bapak-bapak yang garing, kejadian random, kejadian horor tetapi berubah genre menjadi komedi bila dialami oleh mereka. Semua itu akan hadir di cerita ini. Pokoknya, hidup mereka akan dipenuhi oleh candaan garing. Maka dari itu, jika selera humor kamu adalah humor bapak-bapak, maka selamat, kamu akan mudah memahami segala candaan dari mereka. Kemarilah, akan kuceritakan kisah mereka yang begitu lucu, mungkin akan membuatmu tertawa, atau menangis karena terlalu banyak tertawa? . . . Warn/peringatan dini: mengandung humor bapak-bapak, candaan garing, mengandung kata-kata kasar. Jika kamu tidak menyukai cerita ini, JANGAN tinggalkan komentar buruk. Kamu cukup pergi dari sini tanpa jejak satupun. Vote dan komentar kalian sangat diperlukan di sini!
Don't Talk About Money de catheryn99
55 partes Concluida
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
CHEMISTRY DI ANTARA GITA de aidwipi
74 partes Concluida
Gita, sosok cewek datar yang kalem tapi kalau udah nemu yang sefrekuensi bisa ikut gila juga. Dan Gita terdampar di kelas 11 IPA 2 yang ada si biang segalanya. 11 IPA 2 menjadi tempat berkumpul idamannya anak kelas lain yang terkenal akan kekompakan dan pesonanya. Tidak ada yang menandingi popularitasnya. Murid yang biasa sampai yang luar biasa ada di sana. Murid yang pinternya di atas rata-rata sampai yang di tengah rata-rata juga ada di sana. Visual penghuninya nggak main-main. Semuanya nggak ada yang nggak cakep. Ketua OSIS, ketua ekskul, anak OSN, model remaja, anak eksis, sampai tukang jualan ada di kelas ini. Meski bisa dibilang Gita punya tampang bad girl, tapi sebenernya polos banget. Belum pernah pacaran bahkan otaknya masih suci belum terkontaminasi virus negatif. Kalau ditanya kenapa nggak pacaran, Gita cuma mengangkat bahu. Bagi Gita, mending hatinya yang kosong daripada perutnya yang kosong. Padahal, Gita banyak yang ngincer, termasuk diincer sama ketua OSIS. Tapi setelah tahu Gita suka sama seorang cowok yang dijuluki 'Pangeran Kutub', mendadak sang ketua OSIS mundur karena teguh memegang prinsip. Awalnya, kelakuan si 'Pangeran Kutub' ini nggak ada manis-manisnya buat Gita, tapi pas udah kenal deket malah jadi sayang. Sayangnya, mereka kejebak friendzone, lalu tiba-tiba muncul sosok murid baru yang ugal-ugalan ngejar Gita dan membuat perasaan Gita jadi bercabang. Siapakah nanti yang berhasil memenangkan hati Gita? Mari ikuti keseruan dunia Gita bersama kawan-kawannya. Selamat membaca dan selamat datang di dunia putih abu-abu yang penuh warna. [JANGAN LUPA FOLLOW SEBELUM MULAI MEMBACA]
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Cegil Komplek [00L] cover
Hey, Look Here! [SUDAH TERBIT] cover
Memories Of School [ON GOING] cover
Bukan Sekedar Teman Sebangku  cover
Kandang Setan: Reborn cover
Lena The Troublemaker cover
Gula - Gula cover
Don't Talk About Money cover
CHEMISTRY DI ANTARA GITA cover

Cegil Komplek [00L]

23 partes Continúa

Gimana jadinya kalau idol K-Pop tinggal satu komplek? Bukan cuma soal visual yang bisa bikin tetangga gagal fokus tiap pagi, tapi juga soal kisah kisah rumit yang tersembunyi di balik senyum mereka yang selalu terlihat sempurna, ada cinta pertama yang belum selesai, sahabat yang berubah jadi asing, dan rahasia masa lalu yang pelan pelan menyeret semuanya ke dalam konflik yang lebih dalam. Meski terinspirasi dari idol K-Pop, cerita ini membawa mereka ke dunia yang lebih membumi dan relatable dengan kehidupan kita, jadi anak komplek yang suka nongkrong di warung, naik motor boncengan ke sekolah, curhat sambil makan mie instan, dan jatuh cinta diam diam sama sahabat sendiri. Tapi di balik tawa dan candaan mereka, ada luka yang disembunyikan, ada pengkhianatan yang bikin sesak, dan ada keberanian untuk jujur tentang perasaan, bahkan saat itu menyakitkan. Mereka tumbuh bersama, saling menyakiti, saling menjauh, tapi juga saling menemukan jalan untuk menyembuhkan satu sama lain. Ini bukan cerita tentang siapa paling cantik atau siapa paling populer. Ini cerita tentang tumbuh dewasa, tentang kehilangan, dan tentang menemukan arti rumah di tengah kekacauan yang mereka ciptakan sendiri. Coba deh baca lima chapter dulu. Kalau nggak nagih, silakan protes. Tapi kalau tiba tiba baper dan nggak bisa move on... ya salah sendiri.