Jejak Kesunyian

Jejak Kesunyian

  • WpView
    Membaca 10,200
  • WpVote
    Vote 262
  • WpPart
    Bab 165
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jul 9, 2020
WpInfo
Puisi
#Quote # inspirasi #Puisi #Motivasi #Renungan Buku ini, bukanlah sebuah buku novel yang berisikan cerita penuh romantisme sepasang kekasih yang tengah dimabuk cinta. Oke.. disini saya tidak bermaksud menambah sakit para jomblo karena ngomongin soal romantisme sepasang dinosaurus tengah duduk ditaman sekolah dan marmut merah merona menjadi korban dikacangin mereka berdua... :-D hahah Kembali kejalur pantura. Buku ini melainkan adalah buku yang berisikan coret-coretan cap tangan berwarna merah seperti yang terdapat digua-gua tempat tinggal nenek moyang kita dulu.. :-D Masak iya begitu sih? Yang jelas dan benar, bukan seperti itu. To the poinya Buku ini berisikan karya-karya tulisku yang sederhana. Yang entah bagus atau tidak, bermakna atau tidak, aku tetap menuangkanya disini. Ini berarti Sama kayak nenek moyang kita menuangkan karyanya pada dinding-dinding gua. Meski itu hanya sebuah gambar-gambar yang nggak begitu jelas bahkan hanya sebuah cap tangan, tapi mereka tetap melakukanya. Karena dengan begitulah salah satu cara mereka menyampaikan cerita atau sebuah informasi kepada anak cucunya mendatang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#10
kesunyian
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • Deadly Obsession | HH
  • JAM 3 SORE
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Goresan Pena
  • positions. | JenoJaemin
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Prison Of Twinflame

FOLLOW : @wattpad_plavana03 [Janlup follow dan vote ya! Biar tau kalau update cerita terbaru] Untuk kita, yang dipaksa ikhlas ketika sesak, dan dipaksa mati dalam cerita sendiri. "Kemana perginya mereka?" "Pergilah disaat kamu senang, dan datanglah disaat kau membutuhkan cahaya. Sama seperti bintang yang menerangi langit gelap, disaat rembulan tak kunjung datang." -Elektra Pramoedya. "Semua manusia itu egois. Yang membedakannya hanyalah kadarnya" -Xayara Rayana Deamore. "Dunia itu baik. Bagai tokoh yang memakan hal buruk dalam diri manusia. Namun, aku adalah makanan yang membuat tokoh itu alergi." -Eunio Astrazna Reberturs. "Aku adalah rembulan yang akan menerangimu dengan bentukku yang berbeda." -Adarano Hwenzania Qwertynus. HIGHEST RANK : #1 in Pramoedya #1 in Rumah Kecil

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan