"Kau ingat denganku, kan?"
Setelah kedua kelopak matanya terbuka lebar, matanya tersorot pada wajah perempuan yang amat cantik itu. Namun, sayangnya...
"Maaf, tetapi aku tidak ingat apa-apa tentang dirimu."
"Gua kangen. Ayo ketemu."
Matanya tidak buta. Dan kalimat itu nyata. Bukan mimpi. Suara bass itu masih sama. Masih sama dengan suara lima tahun yang lalu.
"See you."
Kepalanya mau pecah! Kenapa bisa segampang itu? Enteng banget kek nggak punya rahang! Awas saja nanti kalo ketemu beneran. Bakal ia patahkan hidungnya! Tunggu aja!