STIGMA [ON GOING]

STIGMA [ON GOING]

  • WpView
    Reads 82,754
  • WpVote
    Votes 12,115
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 25, 2020
WpInfo
Fanfic
BTS
[M] Setidaknya, aku membutuhkan beberapa menit dalam sehari; untuk bersiteru dengan pria yang kata Lee Jian, akan segera menjadi iparku. Ia si jenaka Kim Seokjin. Pria yang kerap menunjukan sisi hangatnya, hingga membuat ku sesekali merasa iri, lantas membatin "Mengapa harus Lee Jian dapat memilikinya? kenapa bukan aku saja?" Oh. Aku melupakan sesuatu. Aku memang berbanding terbalik dengan kakak perempuanku yang perfeksionis itu. Tipikal dewasa, jelas menjadi syarat mutlak, agar bisa jadi kekasih seorang Kim Seokjin. Bukan sepertiku; gadis muda yang manja, urakan, dan terkadang sedikit tak tau diri. Tenanglah. Kim seokjin; si calon kakak iparku, telah terbiasa menangani kegilaanku dalam dua tahun terakhir. Jadi jangan heran jika sesekali aku akan menggodanya, hanya demi menyaksikan semburat merah pada paras; yang menurutku begitu menggemaskan. ☡ warn: sexual content 18+
All Rights Reserved
#613
comedyromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Possessive Boss
  • (B4) The Surrogate Bride of the Colonel He [Terjemahan]
  • Under Suit ✓
  • Don't Go Away
  • Bangtan's Sister
  • Wrong Feeling | YOONMIN [END]
  • RENT A GIRLFRIEND - JENLISA (ID) [GxG]✓
  • CAIDEN ✓

Aku diupgrade ke kelas satu dalam penerbangan dari London ke Korea. Makanan, sampanye, dan pelayanannya sempurna - pria yang duduk di sampingku, bahkan lebih baik. Dia cerdas, ramah dan seksi. Kami berbicara dan menggoda - meskipun pesawat tiba-tiba delay, kami masih merasa saling menemani. Kami menari dan tertawa di Shanghai... dan mengalami malam penuh gairah yang tak bisa dilupakan. Itu terjadi satu tahun yang lalu dan kita tidak berhubungan lagi sejak saat itu - hingga hari ini. Aku memulai pekerjaan baru dan bertemu dengan CEO. Bayangkan betapa terkejutnya aku saat melihat mata tajam nakal itu menatap ku dari balik meja mahoni miliknya. Tapi aku bukan gadis yang dulu lagi. Aku punya pacar dan tanggung jawab sekarang. Tapi dia tetap ingin melihat ku di kantornya untuk pertemuan pribadi. Bagaimana aku bisa menolak?

More details
WpActionLinkContent Guidelines