Putih Abu

Putih Abu

  • WpView
    Reads 179,845
  • WpVote
    Votes 11,336
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 15, 2020
Jadi ini, yang mereka bilang SMA adalah masa-masa paling indah? Gue pikir itu cuma kalimat nggak bermutu karena masa SMA gue jauh dari kata "indah" kaya yang mereka bilang. Ya indahnya bagian mana coba? Lo masuk SMA, dan terjebak di kelas penuh persaingan yang akan buat lo gedeg kepala. Seruangan sama manusia yang otaknya isinya hanya nilai semata. Temen yang mungkin luarnya aja baik, tapi ya tetep aja belakangnya main saing. Dan yang paling sialannya adalah, gue sekelas sama mantan. Lengkap nggak tuh kesialannya? Itu awalnya. Alasan kenapa gue bilang SMA gue jauh dari kata indah. Sampai akhirnya, gue pindah ke kelas baru. Kelas yang berbeda 180 derajat dari kelas lama gue. Kalo di kelas lama gue cuma nemuin spesies manusia otak buku, di sini gue nemuin berbagai spesies manusia yang mungkin gue nggak akan tahu mereka ada kalau gue masih di kelas buku itu. Lo tahu, ini tipe kelas yang mungkin jadi area terlarang buat para guru, iya segitunya. Kelas yang ramenya lebih parah daripada pasar minggu pagi. Kelas yang mungkin awalnya gue benci. Kelas yang isinya orang-orang yang mau gak mau harus gue terima sifatnya. Tapi, mereka buat gue percaya. SMA itu emang indah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DAKSA [END]
  • Bendahara Kelas [Completed]
  • ʟᴏᴠᴇ ɪɴ ꜱɪʟᴇɴᴄᴇ
  • Selebgram [end]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Ceritaku Di Putih Biru
  • GALANG [SELESAI]
  • Garis Luka
  • GASA [end]
  • DEVIAN [END]

[FOLLOW DULU SEBELUM BACA] PART MASIH LENGKAP! "Kemana tadi?" Daksa yang mendengar pertanyaan Kara jadi gugup dan bingung harus jawab apa "JAWAB!" ucap Kara dengan nada yang lebih tinggi "Tadi habis..habis...habis..anu..itu..." jawab Daksa bingung dan menggaruk pipinya yang tidak gatal "Jawab jujur atau gue lebih marah" "Tadi gue habis nganterin Elsa belanja ke mall, gue mau nolak sebenernya tapi dia ngancem putus" Kara yang mendengar itu menghebuskan nafas kasar Daksa Pramudya Aksara, laki-laki yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA ini memiliki sifat dingin,ganas,cuek,tapi kalau udah ada pawangnya jinak. Daksa adalah salah satu murid nakal sekaligus berprestasi disekolahnya. Daksa memiliki sahabat perempuan yang sangat ia jaga,kalau ada yang ganggu sahabat kesayangannya ini, jangan harap bisa selamat dari amukan Daksa Karana Anastasya Rajendra, perempuan yang masih duduk di kelas 2 SMA ini memiliki sifat yang jutek, galak, tapi penyabar dan penyayang, apa lagi kalau udah berhadapan sama sifat sahabat laki-lakinya itu. Cuma Kara yang bisa jinakin sahabatnya ini. Banyak yang berfikir kalau hubungan Daksa dan Kara lebih dari sekedar sahabat. Tapi keduanya tidak mempedulikan itu, mereka hanya berteman dan mengangap hubungan mereka seperti adik-kakak. Tapi.... tidak ada yang tahukan kedepannya bagaimana Masalah yang datang di hubungan mereka membuat mereka menyadari perasaan mereka yang sebenarnya.... Gambar di cerita : Pinterest Publish : 25/06/21 End. : 18/10/21 TAHAP REVISI REPOST : 11/11/21 SELESAI : 11/12/21 [DON'T COPY MY STORY!!] 🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

More details
WpActionLinkContent Guidelines