OUR DREAM'S

OUR DREAM'S

  • WpView
    LECTURES 334
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Chapitres 11
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., juin 3, 2019
Jingga dan Senja, saat kita mendengarnya, kita tahu bahwa keduanya memiliki arti yang sama Akan tetapi tidak dengan dua orang gadis ini, Cahaya Jingga dan Mentari Senja, mungkin mereka punya nama yang hampir serupa tapi memiliki kehidupan yang sangat berbanding terbalik dengan namanya. Jingga dengan keberanian dan kepahitannya dan Senja dengan kelembutan dan kebahagiannya. Lalu bagaimana jika dengan tiba-tiba datang seorang lelaki dalam kehidupan Jingga, yang ingin membuat gadis itu bergantung padanya dan mengganti kepahitan dalam hidupnya menjadi sebuah kebahagiaan. Apakah Jingga siap menerimanya atau melepaskan semua harapan dan impian yang selama ini dia jaga dan menjadi penyebab kepahitan dalam hidupnya?? 💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋 Sooo, apa yang akan dipilih oleh Jingga?? Kalau pengen tau kelanjutan ceritanya, kuuy baca aja 😘😘😘
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • After Djingga (Completed)
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • LANGIT SENJA  (End)
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Langkah (Revisi/Re-Write)
  • KEPERGIAN SENJA
  • Cahaya Senja
  • Diary [COMPLETED]
  • ZEYA

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu