My Dinda
  • Reads 237
  • Votes 6
  • Parts 7
  • Reads 237
  • Votes 6
  • Parts 7
Complete, First published Mar 04, 2018
Mature
Cinta Dimas kepada Dinda tidak perlu waktu lama, Semenjak pertemuan singkat di kantin itu, Dimas menemukan salah satu sosok yang membuat dirinya nyaman didalam kelas, karena sebelumnya Dimas adalah tipikal siswa yang suka cabut-cabutan, Datang ke sekolah selalu telat, Sering keluar kelas saat jam mata pelajaran berlangsung, Dimas lebih suka menetap dikantin daripada didalam kelas.. Semenjak kehadiran Dinda disini, dengan kejadian itu Dimas tahu caranya merubah sifatnya itu karena sosok Dinda,
Dinda lah yang membuat perubahan itu menjadi sempurna, Sampai akhirnya Dimas dan Dinda bersatu untuk menjalin sebuah hubungan.

Akan tapi Cinta Dimas harus bertentangan dengan drama Tiara, gadis ayu dari sekolah lain yang berusaha merebut hati Dimas dari Dinda, Dinda pun mengetahui itu dan lebih memilih bungkam sampai akhirnya menghilang meninggalkan Dimas untuk tetap berdiri sendiri tanpa nya.

Bisakah Dimas hidup tanpa Dinda? Setelah semua perubahan positif dialami Dimas karna Dinda.

Akankah cinta Dimas seutuhnya kepada Dinda? Atau untuk Tiara??

Untuk kamu, yang selalu ku rindukan didalam kelas.
All Rights Reserved
Sign up to add My Dinda to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
MAHESA cover
I'm the Protagonist cover
AV cover
Kaesar cover
My Dangerous Junior cover
Hypomone {ὑπομονή} || cover
THEORUZ cover
FIX YOU cover
I'm Alexa cover

MAHESA

51 parts Ongoing

Hanya Aira Aletta yang mampu menghadapi keras kepala, keegoisan dan kegalakkan Mahesa Cassius Mogens. "Enak banget kayanya sampai gak mau bagi ke gue, rotinya yang enak banget atau emang gara - gara dari orang special?" Mahes bertanya sambil menatap tepat pada mata Aira. "Eh.. Tuan mau?" Aira mengerjapkan matanya. "Mau, gue mau semuanya!" Mahes merebut bungkusan roti yang masih berisi banyak, kemudian langsung membawanya pergi. Aira reflek mengejar Mahes. "Tuan kok dibawa semua? Aira kan baru makan sedikit," Aira menatap Mahes dengan raut memelas. "Mulai perhitungan ya lo sekarang sama gue." "Enggak kok, tapi kan rotinya enak, Aira masih mau lagi," Aira berkata dengan takut-takut. "Ga boleh!" Mahes langsung melangkahkan kakinya ke arah tangga menuju kamarnya. Aira langsung cemberut menatap punggung Mahes yang mulai jauh. Cerita dengan konflik ringan