We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Obsession

Obsession

  • WpView
    Reads 4,480
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 9, 2015
WpInfo
Fiction
Mystery
Mengapa dunia begitu kejam? Memberiku rasa ini kepadaku Menyedihkan.. Memberinya kepada seseorang yang tak mungkin ku gapai Pada seseorang yang tak bisa kumiliki seutuhnya Lalu kenapa? Aku tahu ini salah Namun rasa terlarang ini sudah merambat terlalu jauh kedalam Tak bisakah kau menatapku? Kenapa? Kenapa kau harus berpaling lalu bersamanya Si brengsek itu hanya mempermainkanmu Lihatlah aku! Hey, aku selalu disini kau tau Jika memang kita tak diciptakan bersama Jika memang aku tak boleh memilikimu, Maka kau juga tak boleh menjadi milik siapapun!! -T.N Thania, dia hanyalah gadis biasa. Kehidupannya yang keras dahulu membuatnya bergantung pada sang kakak Nathan. Nathan, kakak lelaki Thania yang begitu mencintai adiknya. Ya mereka hanyalah sepasang kakak beradik yang saling mencintai. Namun, yang tak Nathan tau adalah jika adik kecilnya ini terlalu mencintai kakaknya. Ya, terlau mencintai hingga ia terjatuh pada sesuatu yang terlarang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • ALEYA~~
  • SANDYAKALA ANGKASTA
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • TRIPLE J |JenoJaeminJisung|
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • GEVRONZ
  • Perihal Sandwich(End)

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

More details
WpActionLinkContent Guidelines