Sepenggal Cerita Anak Rantau

Sepenggal Cerita Anak Rantau

  • WpView
    Reads 1,004
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 20, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Seperti peribahasa "Dimana Bumi di Pijak di Situ Langit di Junjung" yang arti nya "dimana pun kita berada harus menghormati adat istiadat di tempat tinggal kita". Aku hidup sebagai anak rantau di kota orang, tidak ada sanak saudara yang ku miliki tapi selama aku tinggal di kota ini aku hanya ingat peribahasa diatas, aku selalu beranggapan bahwa kota yg sekarang kutempati adalah kota yg sama seperti kampung halaman yg selalu mempunyai aturan2 tersendirinya. Maka yakin lah kamu akan baik-baik saja.
All Rights Reserved
#5
ceritaanakbangsa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Chana's Transmigrasi
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • Drama di Pintu Kosan
  • BACKSTREET
  • REGAN's Crazy Wife
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • Mission
  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]

Dirinya takut jika untuk kedua kalinya ia mati.. "Berhubung lo udah sadar, sekarang cepet kerjain tugas lo!". Chana menggeleng cepat, tidak ingin melakukan apapun yang pernah dilakukan oleh pemilik tubuh ini yang dulu! Sargas mengangguk, bibirnya membentuk senyum sinis yang kentara. "Oke kalau gitu berarti lo emang udah siap video lo pas gerak di atas gue di liat semua orang" Anj- 5yy Chana melotot, menatap garang pada Sargas yang malah menunjukkan ekspresi penuh kemenangannya. Dirinya menatap lelaki itu dengan pandangan memohon, "A-aku bakalan gantiin uang yang udah kamu kasih". Chana menatap mantap pada Sargas, ia akan mengganti uang lelaki itu, jadi impas kan? Sargas tertawa sinis. " Emang lo mampu?" Warning! Don't repost my story. Yang COPY PASTE/PLAGIAT kena denda 100 juta. Cari ide itu gak gampang! Thank you.t

More details
WpActionLinkContent Guidelines