Revolusi Cinta

Revolusi Cinta

  • WpView
    LẦN ĐỌC 1,492
  • WpVote
    Lượt bình chọn 160
  • WpPart
    Chương 12
WpMetadataReadĐang sáng tác
WpMetadataNoticeĐăng tải lần cuối Thứ 3, thg 3 19, 2019
WpInfo
Fanfic
Miraculous Ladybug
Terimakasih karena sempat hadir dikehidupanku dengan sebuah luka dan goresan dihatiku, karena itu menjadi bukti dari kehadiranmu yang nyata. Dan hal itu tidak menjadi masalah, aku masih bisa tersenyum dan mampu menjalani kehidupanku dengan seseorang yang benar mencintaiku. Karena seseorang itu sudah hadir didalam kehidupanku yang sekarang dan selalu membuatku nyaman didekatnya. Jadi walaupun nanti kita sering bertemu angap saja hal yang nyata itu sudah menjadi debu yang tertiup angin karena aku tidak ingin mengingatnya. Selamat membaca cerita kedua aku ini💨 Follow akun Wattpad Saya @silfiagustin_30
Bảo Lưu Mọi Quyền
#54
kelas
WpChevronRight
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • Paradise
  • Rekal Rara [END]
  • Welcome Heart (SELESAI)
  • TITIK LUKA
  • Favorite Wound
  • The Heart Of A Psychopath
  • Kisah yang Tertunda
  • REYRA🍁 [TERBIT]
  • Hopeless
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn