Goresan Hati

Goresan Hati

  • WpView
    LECTURES 25
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., mars 7, 2018
WpInfo
Poésie
Kini aku sadar.. Bahwa setiap langkahmu, bukan lagi milikku.. Bahwa apapun yang kamu lakukan, kesalahan yang kamu lakukan, bukan lagi masalahku.. Maaf, karna aku kamu tidak tenang dalam menjalani apapun.. Maaf, aku mengusikmu dengan air mata, kini aku sadar. Betapa jahat nya aku.. Jahat sekali, karna apa? Aku tidak melepaskan genggaman hatiku kepada ragamu yang kini hanya bayangan.. Aku mencintaimu dengan sangat.. Bodohnya aku, cintaku tak terbalas sedikitpun.. Dan aku masih bertahan! Kamu, adalah hal yang paling penting dalam hidupku.. Karna apa? Berkat kamu aku belajar, aku tau kesalahan seperti apa yang fatal.. Aku ingin kmu bahagia, tapi dengan aku.. Karna aku juga ingin bahagia denganmu Namun, ini hanya keinginanku..
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Little Sister [Boboiboy Elemental]
  • The Possession [END]
  • War is Over, isn't it? [ END ]
  • My Brother's Secret
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • Cause We are Family
  • TIME will TELL {On Going}
  • ALISHA (end)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Aku marah bukan berarti aku benci kalian! Aku hanya kesepian. Aku kesepian kak... Tidakkah kalian melihat itu? Aku merindukan ayah yang dulu memelukku Aku, merindukan kalian yang tidak pernah bisa ku gapai *** Ini kisah [Name], si bungsu elemental yang kehilangan segalanya. Bunda, ayah dan saudaranya. Ketujuh elemen menganggap dia egois yang menyebabkan mereka kehilangan orang tua. "Ini salah bocah itu!" -Blaze "Aku benci anak itu!" -Solar "Dulu kita kehilangan bunda juga karena dia," -Taufan "Kak, jika dia tidak ada. Apa bunda dan ayah masih hidup?" -Duri "Sebenarnya, [Name] terlalu kecil untuk disalahkan. Jika ku pikir lagi [Name] tidak salah akan kematian bunda. Tapi untuk ayah, dia memang salah. Dia melihat sendiri bagaimana wajah pucat ayah, kenapa dia tetap memaksa pergi?! Dia sama sekali tidak peduli!" -Ice "Aku kehilangan dua kali karena kau bocah!" -Halilintar "Kak gem disini, adikku tidak sendirian." -Gempa ⚠⚠⚠ BoBoiBoy dan kawan-kawan hanya milik monsta. Saya cuma meminjam karakternya Cerita ini murni pemikiran saya Akan ada kemunculan tokoh imajinasi milik saya

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu