AKAD
  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 21, 2018
Terkadang, Allah mempertemukan seseorang dengan orang lain sebagai pengingat, untuk menjadi sebuah pembelajaran dalam hidupnya. Jika dipertemukan dengannya adalah sebuah pembelajaran dalam hidupku, mungkin aku akan benar-benar ingin terus belajar selama hidupku. Agar aku dapat selalu bertemu dengannya. Agar aku dapat selalu bersamanya. Takdir. Sebuah hal yang mungkin indah, apabila terus disyukuri. Dan, merupakan sebuah hal yang sangat misterius, bagiku. Banyak yang tak dapat kuungkapkan dalam kata, saat aku telah benar-benar merasa membutuhkannya. Namun, Dia-lah Rabb yang pencemburu. Dia menimpakan pedihnya pengharapan pada makhluk-Nya. Hidup ini tidak kejam, hanya pemikiranku yang terlalu sempit. Aku ingin dia menjadi alasanku memilih pintu surga mana saja, bersamanya. Aku ingin dia yang senantiasa membuatku lebih dekat dengan-Nya. Membuat hati ini penuh akan cinta kepada-Nya. Dan tak pernah berharap, selain pada-Nya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HIRAETH ARFA
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Find Me !
  • Detik Datang Dan Pergi
  • Imam Untuk Raina (Selesai)
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Belantara Jiwa (END)
  • Jodoh Yang Sesungguhnya [Terbit]
  • Your Presence [End]
  • Tasbih Pembawa Jodoh

Takdir selalu membawa kita ke tempat di mana semua luka berasal, tak ada yang bisa berlari dari trauma dan luka nya karena sejauh apa pun kau berlari luka dan trauma mu tidak akan pernah sembuh. Bagaimana jadinya jika takdir membawa mu ke titik di mana semua luka itu berasal, kau harus kembali bertemu dengan semua orang yang telah melukai mu. Apa yang akan kau lakukan? Tetap menghadapi nya atau kembali lari dari semua nya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines