"aku khawatir meninggalkan Hana bersama kalian, rasanya seperti meninggalkan seekor ayam dikandang sekumpulan serigala!!" saut manager sambil tertawa kecil
""yah bahkan aku tak tertarik terhadapnya manager, aku seorang laki-laki yang memiliki selera tinggi"
Pekik jungkook, menatapku dari ujung rambut sampai ujung kaki.
ucapannya benar-benar terdengar mejengkelkan untukku. Aku berusaha sekuat tenaga untuk menahan amarahku, aku hanya menarik nafas panjang perlahan untuk menenangkan diriku
"yeeaaaa jeon jungkook, justru kaulah yang paling buas daripada hyung-hyungmu. Apa kau tahu itu??"
Bentak manager pada jungkook, dan itu membuat member yang lain tertawa tepingkal-pikal hingga mengeluarkan air mata
"yeaaa hentikan, kalian meremehkan kepolosanku" teriak jungkook lantang berusaha untuk menghentikan tawa dari hyung-hyungya, disisi lain aku hanya tersenyum menahan tawaku tapi dalam hatiku benar-benar senang karena manager membelaku.
"hentikan, aku sampai lupa ingin mengatakan apa!!"
Seketika mereka pun berhenti tertawa, dan ruangan senyap dalam hitungan beberapa detik sampai manager melanjutkan perkataanya
"ohh yaa, jimin gunakan bajumu kalau tidur. Jungkook tolong jangan tidur sembarangan, kau bisa saja salah memeluk orang lain. Namjoon jangan lupa kunci pintu kamar sebelum tidur, aku harap Hana tidak teriak saat bangun tidur!!"
Dengan suara lantang manager mengingatkan para member BTS. managerpun melangkah keluar pintu dan meninggalkan ruangan
Apakah kalian siap untuk bertemu dengan mereka kembali?
Kali ini mereka kembali dengan sebuah misi yang jauh lebih besar dan mendebarkan.
Akan ada satu lagi misteri alam semesta yang semakin terkuak, pertikaian dan perebutan kekuasaan, membuat mereka bertujuh tersingkir dan saling melupakan, membawa luka serta rasa sakit yang terukir dalam di relung jiwa.
Namun seperti kata Taehyung, disaat kegelapan menyelimuti sekalipun, mereka akan saling menemukan, meski kedua mata tidak lagi mengenali rupa.
Menyelesaikan semuanya dan memulai awal yang baru di dunia yang baru.
Itu adalah tujuan mereka saat ini.
*****************************************
"Kim Taehyung, apakah kau telah mengingat semuanya?"
Taehyung berdiri dan kemudian membalikan tubuh menghadap pada sosok berjubah putih yang berada di belakangnya.
"Omong kosong apa ini hah?!" Sentak Taehyung. "Kau pasti menggunakan sihir kepadaku!" Tudingnya, masih tidak mempercayai semua yang telah ia saksikan.
"Itu bukan sihir, Kim Taehyung. Itu adalah ingatan yang begitu berharga untukmu, ingatan yang kau titipkan kepada kami di penghujung hidupmu, agar kelak kau bisa mengingat semuanya dan menyelesaikan apa yang belum bisa kau selesaikan di kehidupanmu yang sebelumnya"
*****************************************